Home / Agama / News / Sosial

Senin, 20 Juli 2026 - 19:55 WIB

ABON YUNUS MEMEDIASI PEMULANGAN “SELEB ACEH BESAR” SULAIMAN – “DIA PERLU PERLINDUNGAN, BUKAN EKSPLOITASI!”

REDAKSI - Penulis Berita

Abon Yunus, didampingi Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh, secara langsung memediasi proses pemulangan Sulaiman, yang dikenal luas sebagai Seleb Aceh Besar, di Kantor Satpol PP/WH Aceh pada Senin (20/7/2026).

Abon Yunus, didampingi Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh, secara langsung memediasi proses pemulangan Sulaiman, yang dikenal luas sebagai Seleb Aceh Besar, di Kantor Satpol PP/WH Aceh pada Senin (20/7/2026).

BANDA ACEH – Ketua Baitul Mal Aceh, H. Muhammad Yunus atau yang akrab disapa Abon Yunus, didampingi Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh, secara langsung memediasi proses pemulangan Sulaiman – yang dikenal luas sebagai “Seleb Aceh Besar” – di Kantor Satpol PP/WH Aceh pada Senin (20/7/2026).

Suasana pertemuan terasa sangat haru dan penuh kasih sayang. Abon Yunus bahkan tampak tak kuasa menahan tangis saat berhadapan langsung dengan Sulaiman. Ia dengan tegas menegaskan bahwa sosok yang diketahui memiliki keterbatasan kondisi diri tersebut sangat membutuhkan pendampingan dan perlindungan yang sungguh-sungguh, bukan dijadikan sasaran eksploitasi atau bahan hiburan yang hanya menyenangkan sebagian orang di media sosial.

Baca Juga :  Bocah Nagan Raya Diserang Ular Phyton, Polisi dan Warga Sigap Lakukan Penyelamatan

Momen paling emosional terlihat ketika Sulaiman dengan tulus memeluk Abon Yunus sebagai bentuk terima kasih yang mendalam atas perhatian, pendampingan, serta segala upaya yang telah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang menimpanya.

Baca Juga :  Semangat Berantas Narkoba, Srikandi Narkotika Jadi Sorotan

“PERISTIWA INI DIDUGA TERJADI KARENA PROVOKASI DARI PIHAK LAIN”

Kasus Sulaiman mencuat ke permukaan publik setelah ia menjadi sorotan karena tindakan yang dinilai tidak pantas dalam sebuah siaran langsung di media sosial. Setelah diperiksa lebih lanjut, kejadian tersebut diduga terjadi bukan karena kesalahan Sulaiman sendiri, melainkan karena adanya provokasi dari pihak lain yang berinteraksi dengannya saat siaran berlangsung.

Baca Juga :  Setiba di Turkiye, Tim Kemanusiaan Indonesia Lanjutkan Perjalanan Menuju Lokasi Terdampak

Peristiwa menyakitkan ini menjadi pengingat yang sangat penting bagi seluruh masyarakat Aceh dan Indonesia: setiap individu yang memiliki keterbatasan – baik fisik maupun psikis – memerlukan pendekatan yang penuh empati, bimbingan yang tepat, dan perlindungan yang maksimal. Ruang digital seharusnya menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi semua orang, bukan menjadi wadah untuk mempermalukan atau mengeksploitasi mereka yang berada dalam kondisi rentan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Disdik Dayah Aceh Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Pornografi bagi Santri di Bireuen

News

H Ruslan M. Daud: Komisi V DPR RI Garda Terdepan Pembangunan Infrastruktur Aceh yang Berkeadilan

News

Kemensos–Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi Penanganan Bencana, Enam Truk Logistik Disiapkan Hingga Akhir Tahun

News

Peringati Haul ke-18 Para Syuhada, KPA dan Eks GAM Santuni Anak Yatim dan Ziarah Kubur

Sosial

Pj Bupati Bireuen Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Pengungsi di Gandapura

Dinas syariat islam

KADIS SYARIAH ISLAM ACEH TEMUI IMAM BESAR MASJID RAYA BAITURRAHMAN – “MEMINTA NASEHAT UNTUK MEMAJUKAN SYARIAT DAN SYIAR ISLAM!”

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Hadirkan Layanan Kesehatan Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang

Daerah

Kepala OPD Presentasi Renstra RPJM di Depan Bupati