JAKARTA — Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri acara bertajuk “Celebrating Achievement, Strengthening Partnerships and Welcoming the Next Chapter” yang digelar oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, selasa (13/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan program Promise II Impact.
“Alhamdulillah, terima kasih ILO atas kerja sama yang baik selama program Promise II Impact,” ujar Wali Kota Illiza.
Ia berharap kemitraan yang telah dibangun ini tidak berhenti di sini, melainkan terus diperkuat dan diperluas agar semakin banyak pelaku usaha lokal, khususnya para peracik parfum Banda Aceh, yang dapat berkembang, memperluas pasar, dan mampu bersaing secara lebih profesional.
“Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin banyak peracik parfum Banda Aceh yang bisa berkembang dan bersaing,” harapnya.
Hasil Nyata: Ekspor Minyak Nilam Capai 32 Ton Senilai Rp30 Miliar
Program Promise II Impact telah memberikan dampak signifikan bagi komoditas unggulan Aceh, khususnya minyak nilam. Melalui platform MyNilam, program ini menghubungkan petani, pemerintah daerah, pusat riset, pengolah, lembaga keuangan, hingga pasar global.
Hasilnya sangat membanggakan:
– 32 ton minyak nilam berhasil diekspor
– Nilai ekspor mencapai Rp30 miliar
– Tembus pasar internasional termasuk ke Prancis
– Melahirkan 15–20 merek parfum lokal Aceh
Program ini juga telah memberikan dukungan nyata bagi pengembangan kapasitas, keterampilan, dan keberlanjutan usaha para peracik parfum tradisional di Banda Aceh, sehingga produk khas daerah ini dapat semakin dikenal, tumbuh berkelanjutan, dan membawa kesejahteraan nyata bagi para pelakunya.(**)
Editor: Redaksi






















