ACEH TENGGARA — Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, M.I.Kom., melaksanakan kegiatan reses sekaligus silaturahmi di SMA Negeri 1 Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (16/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia secara langsung menyerap berbagai aspirasi dari tenaga pendidik dan siswa-siswi sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Lawe Bulan, Supian, S.Pd., M.S., bersama para guru dan siswa menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak sekolah, terutama pembangunan mushola dan pagar lingkungan sekolah yang belum memadai.
“Saat ini, seluruh anggota DPRA sedang melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing. Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan di sektor pendidikan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Yahdi Hasan bertemu langsung dengan para dewan guru dan siswa-siswi sekolah. Ia menyampaikan bahwa suasana pertemuan yang hangat memberikan energi positif tersendiri.
“Bertemu langsung dengan para dewan guru yang luar biasa serta siswa-siswi yang penuh semangat selalu memberikan energi positif tersendiri,” ujarnya.
Serap Aspirasi Sekolah
Pada kesempatan tersebut, Yahdi Hasan mendengarkan berbagai masukan dan kebutuhan yang disampaikan warga sekolah. Dari pihak guru, antara lain disampaikan hal-hal terkait peningkatan fasilitas pendukung pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik. Sementara dari para siswa, aspirasi berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sarana belajar yang lebih memadai.
“Insya Allah, seluruh aspirasi ini akan terus saya kawal dan perjuangkan di DPRA,” tegasnya.
Pesan Penting untuk Dunia Pendidikan
Yahdi Hasan juga menyampaikan pesan inspiratif bagi para siswa maupun para pendidik:
“Pendidikan bukan sekadar tentang mengejar nilai atau gelar, melainkan tentang membentuk karakter, memperluas cara pandang, dan mengasah ketajaman ilmu,” ujarnya.
Kepada para siswa, ia berpesan agar terus belajar dengan tekun, berani bermimpi besar, dan tetap menjaga adab.
“Teruslah belajar dengan tekun, berani bermimpi besar, dan jaga adab. Kalian adalah fondasi utama yang akan menentukan masa depan Aceh di masa yang akan datang,” katanya.
Sementara kepada para guru, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam.
“Dan untuk Bapak/Ibu Guru, terima kasih atas dedikasi tanpa lelah dalam membimbing tunas-tunas bangsa di daerah terjauh ini. Perjuangan kalian sangat berharga bagi masa depan generasi Aceh,” pungkasnya.(**)
Editor: Redaksi






















