Home / Daerah

Senin, 30 Januari 2023 - 19:31 WIB

Hampir 2 Tahun Belum diketahui Siapa Pengelolanya, YARA Pertanyakan Sisa Lahan Yang Dikeluarkan dari HGU PT. Laot Bangko

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews, Subulussalam – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Subulussalam mempertanyakan sisa lahan yang dikeluarkan dari Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Laot Bangko.

Pertanyaan itu disampaikan Ketua YARA Perwakilan Kota Subulussalam, Edi Sahputra Bako. Timbulnya pertanyaan itu, sesuai SK Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional nomor : 15/HGU/KEM-ATR/BPN/II/2021 tertanggal 23 Februari 2021.

Dimana, dalam SK Menteri ATR/BPN terkait perpanjangan HGU PT Laot Bangkok, bahwa area HGU PT Laot Bangko hanya 3.704,10 Hektar yang sebelumnya dalam HGU sebanyak 6.818,90 hektar.
” Artinya, ada sekitar 3000 hektar yang dikembalikan dan keluar dari HGU PT Laot Bangko, kemudian didalamnya juga ada rencana plasma dari perusahaan.

Baca Juga :  Ormas Pemuda Pancasila Kuta Alam Laksanakan RPP Tingkat Kecamatan

Jika demikian berarti ada sekitar lebih 2000 hektar yang lepas dari HGU PT laot Bangko. Pertanyaannya, dimana lahan yang sudah dikeluarkan dari HGU itu? Sebab, sudah hampir 2 tahun setelah SK Menteri keluar sampai sekarang belum diketahui siapa yang mengelola atau dibagikan kepada masyarakat,” ungkap Edi Sahputra Bako dalam Rileas Pers nya ke KSINews.id, Senin (30/1/23).

Baca Juga :  Wakapolda Jabar Pimpin Upacara Dan Syukuran Hut Satpam Ke 42

Kata Edi, jikapun ada rencana lahan tersebut untuk membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tentu sah sah saja dan merupakan hal yang baik.Namun, tambah Edi, hak-hak masyarakat disekitar eks lahan HGU PT laot Bangko jangan diabaikan.

Baca Juga :  HUT Satpam ke-42, Kapolda Kalbar Berikan Apresiasi Setinggi-tingginya

“Dalam hal ini, kami juga meminta anggota DPRK Subulussalam untuk memanggil pihak eksekutif untuk menanyakan status dan kondisi lahan tersebut agar bisa segera di inventarisir dengan baik,” ungkap Edi.

Edi pun mengaku mendapat kabar miring terkait sisa lahan tersebut adanya dugaan jual beli oleh pihak tertentu. Namun, pihaknya terlebih dahulu mengumpulkan bukti jika hal itu benar pihaknya akan membawa ke ranah hukum.[]

Editor: Dima

Share :

Baca Juga

Daerah

Farid Nyak Umar Diskusi Potensi Kreatif Anak Muda bersama Aceh Bergerak

Daerah

Babinsa Koramil 06 Peusangan Bantu Warga Binaan

Daerah

Babinsa Koramil 06/Peusangan Gotong Royong Bersama Warga

Daerah

SAPA Minta Kejari Bireuen Usut Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Masjid Taqwa Gandapura

Daerah

Miris Prapora III Futsal 2021,AFA Akan Digugat Ke Baori

Daerah

Satu Warga Meninggal Dunia Terdampak Longsor di Nganjuk

Daerah

Rapat Koordinasi Kesra Pelayanan Dasar Urusan Pendidikan 2024, Fokus pada Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Daerah

Jumat Bersih, Babinsa Koramil 02/Samalanga Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Menasah Gampong