Home / Banda Aceh / News / Pemerintah Aceh

Jumat, 15 Agustus 2025 - 22:13 WIB

Gubernur Mualem Terima Lifetime Achievement Perdamaian dari UIN Ar-Raniry

REDAKSI - Penulis Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, saat menerima piagam penghargaan

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, saat menerima piagam penghargaan "Lifetime Achievement" dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry yang diserahkan langsung Oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag, di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jum'at (15-8-2025).

Banda Aceh, – Gubernur Aceh Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, menerima Lifetime Achievement dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman, di Meuligoe Gubernur Aceh, Jum’at (15/8/2025) sore.

Usai menyerahkan penghargaan, Prof Mujiburrahman menjelaskan, UIN Ar-Raniry sebagai kampus yang fokus pada isu-isu sosial kemasyarakatan, telah melakukan kegiatan dalam rangka memberikan penghargaan kepada seluruh tokoh, baik nasional maupun lokal, yang terlibat aktig dalam proses perdamaian GAM dan RI.

Baca Juga :  Upayakan Periode Liburan Masyarakat Aman, BNPB Pantau Posko Siaga Bencana Daerah

“Sesuai dengan adab dan etika ke-Acehan, kami mewakili masyarakat Aceh, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam proses perdamaian antara RI dan GAM,” ujar Rektor UIN Ar-Raniry.

Menurut prof Mujiburrahman, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang saat itu merupakan Panglima Gerakan Aceh Merdeka menjadi salah satu tokoh kunci bagi terselesaikannya proses perdamaian yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia.

Baca Juga :  Buka Rakor dan Raker MKKS SMP, Bupati Aceh Besar Dorong Sinergi dan Kemajuan Pendidikan

“Sesuai dengan yang diceritakan oleh Pak Jusuf Kalla, selaku negosiator perdamaian Aceh kala itu menjelaskan bagaimana beliau melakukan pendekatan dengan semua tokoh GAM, termasuk Pak Gubernur kita Mualem yang saat itu merupakan Panglima GAM,” ujar Prof Mujiburrahman.

“Saat itu, Pak JK menjelaskan bahwa kunci merangkai damai di Aceh adalah kepercayaan. Karena itu, berbekal kepercayaan dari para tokoh GAM saat itu, akhirnya Pak JK melakukan serangkaian pendekatan hingga akhirnya perdamaian RI-GAM yang telah lama dinanti masyarakat terwujud dengan ditandatanganinya MoU di Helsinki, pada 15 Agustus 2005 silam.

Baca Juga :  Personel PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh Tangkap Pemerkosa Anak Dibawah Umur

Selain kepada Gubernur Muzakir Manaf, UIN Ar-Raniry juga menyerahkan Lifetime Achievement kepada T Kamaruzzaman atau yang akrab disapa Ampon Man, yang merupakan salah satu Juru Runding GAM kala itu. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Banjir di Jember , Satu Warga Meninggal

Daerah

Dandim 0108/Agara Pimpin Korps Raport Pindah Satuan Enam Pama

Nasional

Jaksa Agung Dukung BPK Periksa Laporan Keuangan Kejaksaan
Kantor Dinas Pendidikan Aceh.

News

Terkait anggaran pengadaan kendaraan operasional mencapai Rp 12,7 miliar, Ini Penjelasan Disdik Aceh

Banda Aceh

Bank Aceh Syariah Rayakan HUT ke-52: Menyatukan Langkah Membangun Aceh, Kuatkan Komitmen untuk Kemandirian dan Kesejahteraan

Nasional

Mualem Temui Menparekraf, Bahas Rencana Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

News

Komunitas Kota Langsa Ikuti Gathering “Unity in Diversity”

Aceh Besar

Angin Kencang Landa Aceh Besar dan Sekitarnya, Kalaksa BPBD Himbau Warga Tetap Waspada