Home / Hukrim / Nasional / News

Jumat, 11 Maret 2022 - 09:51 WIB

Lapas Semarang Pindahkan 11 Bandar Narkoba ke Lapas High Risk Nusakambangan

REDAKSI - Penulis Berita

Semarang – Sebanyak 11 narapidana bandar narkoba Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang dipindahkan ke Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Nusakambangan, pada Jumat (11/3) tengah malam.

Pemindahan ini dilaksanakan menyusul tingkat hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Semarang yang sudah over kapasitas. Selain itu, Lapas Khusus Karanganyar memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dan akses terbatas.

Sekitar pukul 22.00 WIB, narapidana dipindahkan secara tiba-tiba dengan bus Transpas. Pemindahan kali ini diklasifikasikan khusus narapidana kasus narkoba dengan kategori bandar sehingga dilakukan dengan pengawalan ketat dari petugas Lapas Semarang dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Kepala Lapas Semarang, Supriyanto, mengatakan pemindahan dilakukan untuk pembinaan, keamanan, dan pengurangan over kapasitas. Selain itu, untuk mencegah dan memutus mata rantai peredaran narkoba di Lapas.

“Saat ini WBP di Lapas Semarang mencapai 1.698 narapidana yang terdiri dari narapidana dan tahanan, sedangkan kapasitas hunian yang layak adalah 663 orang,” jelas Supriyanto.

“Kami tidak main-main akan memindahkan dan mengirim bandar ke Lapas High Risk Nusakambangan jika mereka masih bermain narkoba,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Lapas Khusus Karanganyar menerapkan sistem one man one cell, bahkan akses masuk ke dalam blok sangat jauh dan terbatas. Pemindahan narapidana bandar narkoba ini juga sesuai dengan semangat Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju, yaitu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, pemberantasan peredaran narkoba, serta sinergi dengan Aparat Penegak Hukum lainnya. (ip)

Share :

Baca Juga

Aceh

Duka di Panti Geunaseh Sayang: Dinas Sosial Aceh Sigap Urus Pemakaman Warga Lansia

News

Hj Asmidar Buka Turnamen Kejuaraan Sepak Bola Pantai di Aceh Singkil

Banda Aceh

Polda Aceh Selidiki Kasus Dugaan Perambahan Hutan di Peudada Bireuen

Agama

Kolaborasi 3 Pilar Jadi Kunci Jawab Tantangan Sosial Kompleks, Tegas Kadis Dayah Aceh

Hukrim

Sat Res Narkoba Polres Indramayu Amankan R Pengedar Tramadol HCI dan HRA Jadi DPO

Nasional

Mualem Temui Menparekraf, Bahas Rencana Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

Nasional

Layanan kunjungan Rutan KPK diperayaan Idul Fitri 1444 H

Daerah

Ratusan Emak-emak di Banda Aceh Nyatakan Dukungan ke Caleg DPRA Partai PAS Suwardi