Home / News / Pemerintah Aceh

Minggu, 16 November 2025 - 20:30 WIB

Mualem Tinjau Abrasi Parah di Lhok Puuk Aceh Utara: Kondisi Darurat, 38 Rumah Hilang Tanpa Jejak

REDAKSI - Penulis Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf di dampingi Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil meninjau langsung kondisi permukiman warga yang tergerus abrasi laut di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/11/2025).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf di dampingi Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil meninjau langsung kondisi permukiman warga yang tergerus abrasi laut di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/11/2025).

Aceh Utara –Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meninjau langsung kondisi permukiman warga yang tergerus abrasi laut di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/11/2025).

Dalam kunjungan itu, Mualem menyebut situasi di kawasan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak makin meluas.

“Saya harapkan secepat mungkin diperbaiki ya, karena ini kalau boleh dikatakan kondisinya darurat. Supaya cepat,” kata Mualem saat berada di lokasi.

Mualem menambahkan akan segera memanggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) untuk menindaklanjuti penanganan abrasi tersebut agar dampaknya tidak semakin meluas.

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayahwa yang turut mendampingi kunjungan itu menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Aceh terhadap warga terdampak abrasi di Lhok Puuk.

Baca Juga :  BaPSPI lantik Pengurus Tingkat Provinsi, Aceh Pengurus Daerah Pertama yang Dilantik

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur yang pada hari ini kita telah bersama-sama melihat langsung bagaimana kejadian abrasi di Lhok Puuk. InsyaAllah Pak Gubernur sudah mengatakan bahwa akan berusaha secepat mungkin sehingga masyarakat Lhok Puuk aman. Mudah-mudahan cepat selesai,” kata Ayahwa.

Keuchik Lhok Puuk, T. Bakhtiar, menjelaskan bahwa abrasi yang kian parah telah merusak permukiman penduduk sejak beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data gampong, terdapat 475 kepala keluarga (KK) di Lhok Puuk, dan 214 KK di antaranya sudah terdampak langsung abrasi.

Baca Juga :  Kadinsos Aceh Dr. Muslem Dukung Akuntabilitas Penyelenggaraan SPMB, Keadilan Bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Disabilitas

“Yang sudah terbawa arus 38 KK (rumah) dan tidak ada lagi jejaknya,” kata Bakhtiar. Ia menyebut permukiman yang dulunya padat kini berubah menjadi garis pantai. “Ini tanahnya memiliki sertifikat tempat kita berdiri di sini yang kini menjadi pantai.”

Bakhtiar mengatakan abrasi semakin tajam sejak sekitar 2019. Kini, air laut bahkan mulai masuk ke permukiman warga ketika pasang purnama berlangsung. Kondisi ini menyebabkan fasilitas dasar turut terdampak.

Misalnya, abrasi yang terus terjadi telah merusak badan jalan utama gampong. Jalan yang sebelumnya menjadi akses utama bagi warga kini sebagian sudah amblas diterjang ombak.

Baca Juga :  Peringati HKN ke-59, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan Untuk Nakes

“Hari ini bukan hanya badan jalan yang rusak, tapi saat pasang purnama air sudah masuk ke perkampungan penduduk. Jadi sumur yang biasanya dipergunakan untuk mandi sudah tidak bisa lagi dipergunakan. Karena di sini juga tidak ada lagi air PDAM. Pipanya ada setelah tsunami, tapi airnya tidak teraliri,” jelasnya.

Pemerintah gampong berharap penanganan darurat segera dilakukan, termasuk pembangunan pemecah gelombang serta relokasi sementara warga yang sudah kehilangan tempat tinggal.

Mualem memastikan pemerintah akan mengupayakan langkah mitigasi dan penanggulangan jangka pendek maupun jangka panjang. “Kita tidak ingin ada korban lebih besar lagi. Semua harus kita lakukan dengan cepat,” katanya.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Sambut Kepala Daerah APEKSI dalam Welcome Dinner di Banda Aceh

Berita

Mualem Hadiri Zikir Akbar di Makam Sultan Iskandar Muda

Aceh

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh

Banda Aceh

Jawaban Gubernur Aceh atas Pendapat Banggar DPRA: Realisasi Pendapatan Capai 101,18%

Hukrim

Ombudsman Akan Lakukan Investigasi Terkait Proses Seleksi Beasiswa Oleh BPSDM Aceh

News

Lima Pemain Tim PON Aceh di Rekrut Oleh PERSIRAJA

Aceh

Komisi I DPR Aceh Terima Audiensi SMSI Aceh, Bahas Tantangan Media Sosial di Era Digital

Aceh

Hardikda ke-67, Kadisdik Aceh: Pendidikan Jangan Sekadar Seremoni, Saatnya Evaluasi Total