Home / News / Tni-Polri

Senin, 5 Januari 2026 - 19:38 WIB

Masih tertutup lumpur, Prajurit Yonif 115/ML bersihkan SDN 04 Kuala Simpang”

REDAKSI - Penulis Berita

prajurit dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Yonif 115/ML dikerahkan untuk melaksanakan aksi kemanusiaan dengan membersihkan SD Negeri 04 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, minggu (04/01/2026).

prajurit dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Yonif 115/ML dikerahkan untuk melaksanakan aksi kemanusiaan dengan membersihkan SD Negeri 04 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, minggu (04/01/2026).

Aceh Tamiang — Ratusan prajurit dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Yonif 115/ML dikerahkan untuk melaksanakan aksi kemanusiaan dengan membersihkan SD Negeri 04 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak cukup parah akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Kegiatan karya bakti ini berlangsung pada Minggu (04/01/2026) sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan fasilitas pendidikan agar dapat kembali difungsikan.

SD Negeri 04 Kuala Simpang menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan cukup berat akibat terjangan banjir bandang. Luapan air bercampur lumpur menggenangi halaman sekolah hingga masuk ke seluruh ruang kelas.

Lumpur tebal yang telah mengering menutupi lantai, sementara sampah rumah tangga, puing-puing kayu, serta material bangunan berserakan di berbagai sudut sekolah, bahkan sebagian tersangkut di atap gedung.

Baca Juga :  Ops Patuh Seulawah, Masyarakat Diimbau Patuhi Aturan Dalam Berlalu Lintas

Kondisi tersebut menyebabkan proses belajar mengajar belum dapat dilaksanakan secara normal tanpa adanya penanganan cepat dan menyeluruh.

Melihat kondisi tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana Alam Yonif 115/ML bergerak cepat bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong pembersihan.

Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti sekop, cangkul, sapu, dan gerobak dorong, para prajurit bahu-membahu membersihkan lumpur dan sampah dari dalam ruang kelas maupun area halaman sekolah.

Selain itu, alat berat berupa excavator turut dikerahkan untuk mengangkut timbunan lumpur dan material berat yang sulit dibersihkan secara manual.

Tidak hanya itu, beberapa personel juga difokuskan untuk membersihkan atap bangunan sekolah dari tumpukan ranting dan batang kayu besar yang terbawa arus banjir.

Proses pembersihan semakin dipercepat dengan bantuan penyemprotan air menggunakan mobil pemadam kebakaran guna melunakkan lumpur yang telah mengeras, sehingga lebih mudah dibersihkan.

Baca Juga :  Sambut Hari Lahir Pancasila, Ditsamapta Polda Aceh Bagi Sembako

Kehadiran dan bantuan dari Satgas Gulbencal Yonif 115/ML mendapat sambutan hangat dari warga sekitar dan pihak sekolah.

Mereka mengaku sangat terbantu, mengingat keterbatasan tenaga, peralatan, serta kondisi pascabencana yang masih menyulitkan masyarakat untuk melakukan pembersihan secara mandiri.

Salah seorang warga setempat, Ibu Nursiah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh para prajurit TNI.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Yonif 115/ML. Tanpa bantuan ini, kami tidak tahu kapan sekolah ini bisa dibersihkan dan digunakan kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sejak banjir bandang melanda, kondisi sekolah sangat memprihatinkan dan membuat warga sekitar kewalahan.

“Lumpurnya sangat tebal, banyak kayu dan sampah besar. Kalau hanya mengandalkan tenaga warga, tentu sangat berat dan membutuhkan waktu lama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ibu Nursiah menuturkan bahwa aksi gotong royong yang dilakukan prajurit TNI memberikan semangat dan harapan baru bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kodam IM Pastikan Proses Hukum Oknum TNI Diduga Bakar Rumah Wartawan Serambi Indonesia

“Kehadiran TNI benar-benar memberi kami kekuatan. Anak-anak kami sangat rindu untuk kembali belajar di sekolah ini,” tuturnya.

Ibu Nursiah berharap agar kegiatan pembersihan ini dapat segera menuntaskan pemulihan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

“Kami berharap sekolah ini segera bersih dan layak digunakan, agar anak-anak tidak terlalu lama tertinggal pelajarannya,” harapnya.

Aksi kemanusiaan ini mencerminkan dedikasi dan semangat pengabdian tanpa pamrih dari prajurit Macan Leuser yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana.

Semangat gotong royong, kepedulian terhadap dunia pendidikan, serta nilai-nilai kemanusiaan menjadi landasan utama setiap langkah prajurit TNI dalam membantu rakyat, sejalan dengan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Polda Aceh Komitmen Cegah Narkotika: Bentuk dan Bina 94 KBDN di Seluruh Kabupaten/Kota

Tni-Polri

Bupati Aceh Besar Keluarkan Inbup Beut Siat dan Gotroy 10 Menit

Hukrim

Polri Tangkap 2 Orang Pembawa 60 Pekerja Migran Ilegal

News

Banda Aceh Raih Penghargaan Indonesia Governance Award 2026 Bidang Kesehatan

Tni-Polri

Dandim 0101/Kota Banda Aceh Pimpin Pasukan Pengamanan VVIP Kunker Wapres RI di Provinsi Aceh

Kominsa

Kadis Kominsa Aceh Pantau Infrastruktur Tower BTS Telekomunikasi Terdampak Bencana di Bireuen

Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Hadirkan Influencer Cudbul, Inspirasi Generasi Muda di Bulan Ramadhan

Daerah

Polda Jatim Bentuk Tim Khusus Buru WNA Palestina