Banda Aceh – Plt. Kepala Dinas Pengairan Aceh, Erwin Ferdinansyah, S.T., M.T., turut mendampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, dalam menerima audiensi dari Aliansi Mahasiswa se-Aceh.
Pertemuan penting ini secara khusus membahas penanganan tahap rekonsiliasi pascabanjir yang melanda Aceh, dan berlangsung di Ruang Rapat Potda Lantai 1 Kantor Gubernur Aceh pada Selasa, (13/01/2026).
Kehadiran Plt. Kepala Dinas Pengairan Aceh dalam audiensi ini menunjukkan komitmen Dinas Pengairan dalam mendukung upaya pemulihan pascabanjir.
Mengingat banjir berdampak signifikan pada infrastruktur pengairan, peran Dinas Pengairan sangat krusial dalam memastikan konektivitas dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Aceh menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Aceh dalam menangani dampak banjir, termasuk prioritas pemulihan konektivitas akibat putusnya sejumlah jembatan yang memicu kenaikan inflasi.
Selain itu, evaluasi terhadap 456 pos kesehatan juga menjadi fokus untuk memastikan layanan medis tetap prima bagi masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pengairan Aceh diharapkan dapat memberikan masukan dan dukungan teknis dalam proses pemulihan infrastruktur pengairan yang rusak akibat banjir.
Sinergi antara Dinas Pengairan, Pemerintah Aceh, dan elemen masyarakat seperti mahasiswa sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan dan memastikan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal.(**)
Editor: Redaksi





















