Home / News / Sosial

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:44 WIB

Dinas Sosial Aceh Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Penanganan Pengungsian Pascabencana

REDAKSI - Penulis Berita

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir,
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari respons darurat yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menjadi forum strategis untuk menyusun rencana operasional klaster yang lebih terukur, rapat di Aula Dinas Sosial Aceh, Selasa (20/01/2026).

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari respons darurat yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menjadi forum strategis untuk menyusun rencana operasional klaster yang lebih terukur, rapat di Aula Dinas Sosial Aceh, Selasa (20/01/2026).

Banda Aceh – Dinas Sosial Aceh terus berupaya meningkatkan efektivitas penanganan pengungsian pascabencana hidrometeorologi dengan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Langkah ini diwujudkan melalui rapat koordinasi lanjutan Klaster Pengungsian dan Perlindungan (Protection and Shelter Cluster) yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, di Aula Dinas Sosial Aceh, Selasa (20/01/2026).

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari respons darurat yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menjadi forum strategis untuk menyusun rencana operasional klaster yang lebih terukur.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Aceh Gelar Vaksinasi Merdeka

Fokus utama diarahkan pada penguatan koordinasi terpadu antara pemerintah dan mitra kemanusiaan, dengan tujuan agar layanan pengungsian dapat diberikan secara cepat, aman, dan berorientasi pada perlindungan kelompok rentan.

“Penanganan pengungsian tidak hanya soal tempat tinggal sementara, tetapi juga memastikan perlindungan, keamanan, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujar Chaidir dalam arahannya.

Baca Juga :  Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi dan organisasi, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), UNICEF Indonesia, IHCP, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PERKIM), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), UPTD Statistik, Save the Children, Plan Indonesia, Forum Solidaritas Aceh, Yayasan Geutanyoe, Islamic Relief Indonesia, Flower Aceh, YPANBA, Forum Bangun Aceh, YouthID, YKMI, serta PMI Aceh.

Baca Juga :  Bupati Al- Farlaky Ultimatum Walikota Langsa, Tak Bayar Kompensasi, Aset Ditarik

Dalam pembahasan, para peserta rapat menekankan pentingnya pemetaan lokasi pengungsian, penetapan standar minimum layanan pengungsian, mekanisme rujukan perlindungan, serta pengembangan sistem informasi yang terintegrasi antarinstansi.

Selain itu,dibahas pula kebutuhan peningkatan kapasitas petugas lapangan dan relawan agar respons pengungsian lebih adaptif.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Disperpusip Aceh Besar Gelar Bimtek Membaca Nyaring

Aceh

Wakil Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Internasional

Mualem Paparkan Peluang Investasi Aceh Kepada Investor Timur Tengah di Makkah

Daerah

Gerak Cepat TNI AL Bantu Masyarakat Korban Banjir di Aceh Utara

News

Pj Gubernur Aceh kepada Pamong Praja: Tinggalkan Arogansi Tumbuhkan Keihlasan, Kita Ini Pelayan

Banda Aceh

Pasca Libur Lebaran, Wali Kota Illiza Apresias: Kehadiran ASN Capai 99,65 Persen

Aceh

Disiplin dan Integritas, Fondasi Memajukan Pendidikan Aceh

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Terima UHC Award 2026: Banda Aceh Buktikan Komitmen Jaminan Kesehatan untuk Semua!