ACEH BESAR – Perjalanan hidup sering kali dimulai dari langkah-langkah sederhana. Kegiatan bedah buku “Sol Sepatu Musriadi”, karya Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, menjadi ruang berbagi kisah tentang perjuangan, ketekunan, dan nilai kehidupan yang lahir dari pengalaman nyata—termasuk masa ketika pekerjaan sederhana menjadi bagian dari perjalanan hidup yang membentuk karakter.
Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama keluarga besar PGRI Aceh Besar pada tanggal (14/03/2026), ini berlangsung dalam suasana hangat, menghadirkan refleksi bahwa setiap perjalanan memiliki cerita dan pelajaran yang bisa menginspirasi banyak orang.
“Momentum Ramadhan pun menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, dan menumbuhkan semangat untuk terus melangkah ke depan bersama,” ujar salah seorang peserta yang hadir.
Buku “Sol Sepatu Musriadi” mengisahkan perjalanan hidup Dr. Musriadi, dari seorang anak desa yang sederhana hingga menjadi seorang wakil rakyat.
Buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak pernah menyerah dalam meraih cita-cita, serta selalu menghargai setiap proses yang dilalui.
Dalam acara bedah buku tersebut, Dr. Musriadi berbagi cerita tentang masa kecilnya, suka duka yang dialaminya, serta pelajaran berharga yang dipetik dari setiap pengalaman.
Ia menekankan bahwa setiap perjalanan hidup memiliki makna dan tujuan, serta setiap pekerjaan memiliki nilai yang sama.
“Jangan pernah malu dengan pekerjaan apapun, asalkan halal dan bermanfaat bagi orang lain. Setiap pekerjaan adalah mulia, dan setiap pengalaman adalah guru yang berharga,” pesan Dr. Musriadi kepada seluruh hadirin.
Acara bedah buku ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari keluarga besar PGRI Aceh Besar.
Para guru dan tenaga kependidikan merasa terinspirasi dengan kisah hidup Dr. Musriadi yang penuh perjuangan dan keteladanan.
“Buku ini sangat menginspirasi kami sebagai guru. Kisah hidup Dr. Musriadi mengajarkan kami untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan, serta selalu memberikan yang terbaik bagi anak didik kami,” ujar salah seorang guru yang hadir.(**)
Editor: Redaksi



















