BANDA ACEH – Upaya mewujudkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai mekanisme partisipatif.
Pada Jumat, (06/03/2026), Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Faried Nyak Umar, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kuta Alam.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dan ruang dialog yang sangat penting, menjadi jembatan penghubung antara aspirasi masyarakat dengan perencanaan program pemerintah.
Melalui Musrenbang, setiap usulan, keluhan, dan harapan warga didengar secara langsung untuk kemudian dirumuskan menjadi prioritas pembangunan di masa mendatang.
Aspirasi Masyarakat adalah Pondasi Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Faried Nyak Umar menegaskan bahwa menyerap aspirasi langsung dari masyarakat adalah bagian yang tidak terpisahkan dan sangat vital dalam proses pembangunan daerah.
Tanpa keterlibatan aktif warga, perencanaan pembangunan tidak akan maksimal dan kurang tepat sasaran.
“Musrenbang bukan sekadar seremonial, melainkan momen demokrasi di mana suara rakyat didengar.
Kami hadir untuk memastikan bahwa setiap usulan yang lahir dari forum ini benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan,” ujar Faried Nyak Umar.
Ia juga menambahkan, Komisi IV yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan akan terus berkomitmen untuk menampung dan memperjuangkan usulan-usulan yang dianggap prioritas dan strategis bagi kemajuan Kecamatan Kuta Alam khususnya, dan Kota Banda Aceh pada umumnya.
Harapan untuk Realisasi yang Nyata
Forum ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang berkualitas.
Harapan besar disematkan agar seluruh usulan yang telah disepakati dapat ditindaklanjuti, dianggarkan, dan diwujudkan secara bertahap.
“Dengan adanya perencanaan yang matang berbasis aspirasi ini, kita optimis pembangunan di Kota Banda Aceh akan berjalan lebih terarah, adil, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, dihadiri juga oleh Camat Kuta Alam, para Keuchik/Pj. Keuchik, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimcam setempat, menunjukkan sinergi yang kuat demi kemajuan bersama.(**)
Editor: Redaksi




















