Home / BSI / Ekbis / Nasional / News

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:36 WIB

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia

REDAKSI - Penulis Berita

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, saat menjadi pembicara dalam sesi Business Talks di ajang Financial Festival 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, minggu, (24/5/2026).

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, saat menjadi pembicara dalam sesi Business Talks di ajang Financial Festival 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, minggu, (24/5/2026).

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI)menegaskan kesiapannya untuk memimpin dan menaikkan kelas ekosistem halal di Indonesia,

Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan potensi pasar halal lifestyle nasional yang kini mencapai Rp5.000 triliun.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, saat menjadi pembicara dalam sesi Business Talks di ajang Financial Festival 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, minggu, (24/5/2026).

Dalam paparannya, Anggoro menegaskan bahwa peran perbankan syariah saat ini telah bertransformasi jauh melampaui sekadar penyedia transaksi finansial.

“BSI tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan transaksional. Lebih dari itu, perbankan syariah kini ikut menentukan arah dan menjadi penggerak utama pertumbuhan arus baru ekonomi nasional,” ujar Anggoro.

Baca Juga :  BSI KCP Banda Aceh Daud Beureueh Mulai Beroperasi di Gedung Landmark BSI Aceh

Untuk mewujudkan target tersebut, BSI menyiapkan sejumlah faktor pemampu (enablers) strategis, salah satunya melalui akselerasi pembiayaan yang agresif namun tetap berkelanjutan di berbagai sektor produktif. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama yang didorong untuk naik kelas.”Kami serius memastikan pertumbuhan UMKM berjalan secara berkelanjutan.’’

BSI, kata dia, hadir melayani sepenuh hati melalui ekosistem komprehensif di BSI UMKM Centre, mulai dari pendampingan usaha yang belum bankable, pelatihan, pembinaan kemampuan, hingga membuka akses pasar melalui business matching dengan pembeli skala nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Menteri LHK Apresiasi Keterlibatan Insan Pers dalam Program Rehabilitasi Mangrove

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memanfaatkan keunggulan uniknya (uniqueness) dalam ekosistem halal. Perusahaan secara masif masuk ke berbagai jejaring strategis seperti pondok pesantren, sekolah Islam, komunitas, industri halal, hingga sektor haji dan umrah untuk mengintegrasikan potensi bisnis di dalamnya.

Saat ini, Indonesia menempati posisi ke-3 terbesar dalam pasar halal lifestyle global. Anggoro optimistis angka potensi Rp5.000 triliun tersebut masih bisa melonjak lebih tinggi jika seluruh ekosistem industri halal dan UMKM terintegrasi penuh dengan dukungan perbankan syariah sebagai mitra finansial utama.”Tantangan besar kita adalah bagaimana bank syariah memimpin dan mengeksplorasi potensi raksasa ini secara optimal, mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Baca Juga :  BSI Scholarship Hadir Di Aceh : Membangun dan Menguatkan Pendidikan Aceh

Mengakhiri sesi tersebut, Anggoro menegaskan “Prinsip syariah itu sejak lama adalah membangun ekonomi yang adil, transparan, berkelanjutan, dan bermanfaat, sesuai dengan maqashid syariah. Ekonomi itu tidak hanya untuk profit, tapi ekonomi itu untuk kemanfaatan dan keberlanjutan”.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Babinsa Koramil 04 Peudada Bantu Petani Cabai

News

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Temui Mentri PU, Minta Pembangunan Terewongan Gurute

Daerah

Bey Machmudin Dampingi Veronica Tan Tinjau SMK Negeri Tegalwaru Puwarkarta

News

Sekda Abdya Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke- 94

Dinas syariat islam

Dinas Syariat Islam Gelar Bimtek SIMASA, Wujudkan Tata Kelola Data Masjid yang Akurat dan Transparan

Daerah

Babinsa Koramil 06/Peusangan Gotong Royong Bersama Warga

News

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

Nasional

Berbelasungkawa, Wapres Sebut Dunia Kehilangan Tokoh Perdamaian