Home / News / Pemerintah

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WIB

Turun Langsung ke Lapangan, Baitul Mal Aceh Ukur Dampak Bantuan ZIWAH untuk Mustahik

REDAKSI - Penulis Berita

BANDA ACEH – Baitul Mal Aceh melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pendistribusian Zakat, Infak, Wakaf, dan Harta Agama (ZIWAH) yang mencakup seluruh 22 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Kegiatan yang berlangsung selama seminggu mulai tanggal 2 hingga 9 Juli 2026 ini bertujuan memastikan penyaluran program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Monev yang dilakukan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pengecekan penerimaan bantuan oleh mustahik yang berhak, pemanfaatan dana sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan, serta dampak riil dari bantuan tersebut terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya penguatan tata kelola pendistribusian ZIWAH agar semakin profesional, transparan, akuntabel, dan selaras dengan prinsip-prinsip syariah Islam.

TIM TURUN LANGSUNG KE DAERAH, NEMUI PENERIMA MANFAAT

Dalam pelaksanaannya, tim dari Baitul Mal Aceh tidak hanya melakukan evaluasi secara administratif, tetapi juga turun langsung ke sejumlah daerah untuk menemui secara langsung para penerima manfaat. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melihat perkembangan usaha maupun kondisi ekonomi mustahik secara riil, serta menghimpun masukan dan aspirasi dari mereka sebagai bahan perbaikan program ke depan.

Baca Juga :  Pesan Online, Barang Haram Marak Di Bali WNA Berkebangsaan Rusia Dideportasi

Secara keseluruhan, tim melakukan pemantauan terhadap sebanyak 299 penerima manfaat yang tersebar di seluruh Aceh, yang terdiri atas 128 mustahik individu, 134 kelompok penerima manfaat, dan 37 muallaf yang telah menerima bantuan melalui berbagai program pendistribusian ZIWAH yang dikelola oleh Baitul Mal Aceh.

“MONEV UNTUK MEMASTIKAN AMANAH TERBAIKI”

Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh, Tgk. Muhammad Yunus yang terlibat langsung dalam kunjungan lapangan, menyebutkan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan tahapan yang sangat penting dalam pengelolaan dana ZIWAH yang menjadi amanah dari seluruh muzakki di Aceh. Menurutnya, langkah ini sangat diperlukan untuk memastikan setiap program yang dijalankan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik serta masyarakat luas.

“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan amanah para muzakki benar-benar sampai kepada yang berhak dan memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan mustahik. Hasil monev juga menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas layanan serta memperkuat sinergi antara Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kabupaten/Kota agar pengelolaan dana ZIWAH semakin profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Tgk. Muhammad Yunus dengan penuh komitmen.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal Dan Pembagian Sembako Di Kompleks Kantor Wali Nanggroe

Ia menambahkan bahwa monev tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program, tetapi juga sebagai alat untuk mengukur efektivitas bantuan yang telah disalurkan. Dengan mengetahui kondisi riil dari para penerima manfaat, Baitul Mal Aceh dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat guna dalam meningkatkan kualitas program pendistribusian ZIWAH pada tahun-tahun berikutnya.

HARAPAN: MANFAAT ZIWAH LEBIH LUAS DIRASAKAN MASYARAKAT

Tgk. Muhammad Yunus berharap hasil dari kegiatan monev ini dapat menjadi dasar penyempurnaan berbagai program yang dijalankan, sehingga manfaat dari dana ZIWAH dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat Aceh. Program yang dijalankan diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar para mustahik, tetapi juga dapat mendorong kemandirian ekonomi mereka, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Aceh.

Baca Juga :  Zulkifli Adam Walikota Sabang Terpilih : Glee Madat Lampakuk Menyimpan Seribu Pesona.

“Kami berharap dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, setiap program yang kami jalankan akan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima. Ini juga menjadi wujud komitmen kami dalam menjaga kepercayaan muzakki dan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIWAH yang merupakan amanah yang sangat berharga,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, Baitul Mal Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendistribusian Zakat, Infak, Wakaf, dan Harta Agama (ZIWAH) secara profesional, transparan, akuntabel, serta selalu berpedoman pada prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semua ini dilakukan dengan tujuan agar dana amanah umat dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Provinsi Aceh.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Agama

GELAR PBAK 2025: STISNU ACEH SIAP LAHIRKAN GENERASI BERKARAKTER

Aceh Besar

Duet Iswanto-Achmad Kartiko Tanam Jagung Program Ketahanan Pangan di Aceh Besar

Aceh

Sekda Aceh Saksikan Penandatanganan Akad Pembangunan Gedung Pendidikan Khadim al-Haramain al-Syarifain Raja Abdullah bin Abdulaziz

Daerah

Babinsa Koramil 08 Gandapura Bantu Petani Panen Padi

Aceh

Kadis SI Aceh dan Wagub Hadiri Peringatan 21 Tahun Tsunami, Fokus Doakan Korban Bencana Terkini

Bank Aceh

Fadhil Ilyas, Dirut Bank Aceh, Terima Penghargaan Best CEO Syariah dan Top Sharia Regional Bank dari The Iconomics

News

Pj Gubernur Bustami: Berikan Ide Konstruktif dan Solutif untuk Membangun Aceh

News

Mualem Tinjau Abrasi Parah di Lhok Puuk Aceh Utara: Kondisi Darurat, 38 Rumah Hilang Tanpa Jejak