BANDA ACEH – Ketua Baitul Mal Aceh, H. Muhammad Yunus atau yang akrab disapa Abon Yunus, didampingi Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh, secara langsung memediasi proses pemulangan Sulaiman – yang dikenal luas sebagai “Seleb Aceh Besar” – di Kantor Satpol PP/WH Aceh pada Senin (20/7/2026).
Suasana pertemuan terasa sangat haru dan penuh kasih sayang. Abon Yunus bahkan tampak tak kuasa menahan tangis saat berhadapan langsung dengan Sulaiman. Ia dengan tegas menegaskan bahwa sosok yang diketahui memiliki keterbatasan kondisi diri tersebut sangat membutuhkan pendampingan dan perlindungan yang sungguh-sungguh, bukan dijadikan sasaran eksploitasi atau bahan hiburan yang hanya menyenangkan sebagian orang di media sosial.
Momen paling emosional terlihat ketika Sulaiman dengan tulus memeluk Abon Yunus sebagai bentuk terima kasih yang mendalam atas perhatian, pendampingan, serta segala upaya yang telah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang menimpanya.
“PERISTIWA INI DIDUGA TERJADI KARENA PROVOKASI DARI PIHAK LAIN”
Kasus Sulaiman mencuat ke permukaan publik setelah ia menjadi sorotan karena tindakan yang dinilai tidak pantas dalam sebuah siaran langsung di media sosial. Setelah diperiksa lebih lanjut, kejadian tersebut diduga terjadi bukan karena kesalahan Sulaiman sendiri, melainkan karena adanya provokasi dari pihak lain yang berinteraksi dengannya saat siaran berlangsung.
Peristiwa menyakitkan ini menjadi pengingat yang sangat penting bagi seluruh masyarakat Aceh dan Indonesia: setiap individu yang memiliki keterbatasan – baik fisik maupun psikis – memerlukan pendekatan yang penuh empati, bimbingan yang tepat, dan perlindungan yang maksimal. Ruang digital seharusnya menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi semua orang, bukan menjadi wadah untuk mempermalukan atau mengeksploitasi mereka yang berada dalam kondisi rentan.(**)
Editor: Redaksi
























