Home / News / Pemerintah Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:07 WIB

HUNTARA CAPAI 99%!” – SEKDA NASIR: TREN POSITIF PEMULIHAN INFRASTRUKTUR PASCA BENCANA ACEH!

REDAKSI - Penulis Berita

Sekda Aceh M Nasir Syamaun dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Sekda Aceh M Nasir Syamaun dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Jumat (24/7/2026).

BANDA ACEH – Perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh menunjukkan kemajuan yang sangat menggembirakan. Pembangunan hunian sementara (Huntara) telah mencapai 99 persen, dan kini Pemerintah Aceh fokus penuh pada percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap). Sementara itu, pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan juga terus berjalan dengan baik.

“Begitu juga pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan terus berjalan dengan baik,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Jumat (24/7/2026). Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI serta kepala daerah wilayah terdampak.

HUNTARA HAMPIR RAMPUNG, HUNTAP SIAP DIPERCEPATKAN

Nasir mendetailkan bahwa angka 99 persen pembangunan Huntara telah terealisasi, dengan sebanyak 20.715 unit selesai dari target total 20.797 unit. “Jadi hampir rampung,” katanya dengan senyum bangga.

Baca Juga :  Ceremony HUT ke 40 PT PIM Dan Penandatangan MoU Dengan PT Perusahaan Gas Negara

Namun demikian, fokus kini bergeser ke pembangunan Hunian Tetap (Huntap), yang saat ini realisasinya masih berada di angka 3,6 persen atau sebanyak 397 unit dari total kebutuhan yang mencapai 37.107 unit. “Kita akan berusaha secepatnya untuk menyelesaikan pembangunan Huntap agar masyarakat dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” tambahnya.

1.543 RUAS JALAN DAERAH SUDAH BERFUNGSI KEMBALI

Dalam sektor transportasi, kemajuan juga sangat signifikan. Sebanyak 46 ruas jalan dan 23 jembatan nasional kini telah berfungsi secara darurat, sementara 1.543 dari total 1.638 ruas jalan daerah juga sudah kembali dapat difungsikan oleh masyarakat. Ini menjadi kabar baik bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat terdampak.

Terkait dukungan anggaran, Sekda Aceh menjelaskan bahwa realisasi keuangan dari Transfer ke Daerah (TKD) 2026 telah menyerap Rp146,73 miliar atau sekitar 17,8 persen dari total pagu Rp824,82 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk 766 paket kegiatan penanganan bencana, di mana sebanyak 353 paket (46,1 persen) telah resmi memasuki tahap pengerjaan fisik di lapangan.

Baca Juga :  DSI Aceh Tinjau Langsung Posko Bencana Banjir & Longsor di Aceh Tamiang

“Melalui desk bersama 10 Kementerian/Lembaga pada 22–23 Juli 2026, teridentifikasi kebutuhan 2.537 paket kegiatan bernilai sekitar Rp5 triliun. Saat ini, realisasi pendanaan yang berjalan mencapai Rp2,07 triliun (41,48%),” jelas Nasir.

3 USULAN STRATEGIS UNTUK PERCEPATAN PEMULIHAN

Pemerintah Aceh mengajukan tiga usulan strategis kepada pemerintah pusat guna mempercepat pemulihan dan pembangunan daerah:

Pertama, penguatan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menutup kesenjangan alokasi dana agar program prioritas dapat segera dieksekusi di lapangan.

Kedua, pemulihan konektivitas dengan mengusulkan penanganan 10 ruas jalan prioritas nasional yang tersebar di 10 kabupaten/kota terdampak – antara lain Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Besar, Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur. “Ruas-ruas ini merupakan akses vital yang menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan permukiman, serta jalur distribusi barang dan jasa,” ujar Nasir.

Baca Juga :  SMAN Unggul Subulussalam Wakili Aceh Pada Final KoPSI 2021

Ketiga, pembentukan sistem koordinasi terpadu melalui penunjukan Person in Charge (PIC) di setiap K/L agar kendala teknis di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan akuntabel.

KOMITMEN SINERGI PUSAT-DAERAH UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

“Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus menjadi mitra aktif Pemerintah Pusat dalam mengawal setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, agar seluruh program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Nasir.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan proses rehabilitasi tidak hanya memulihkan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memperkuat konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat ketahanan Aceh terhadap risiko bencana di masa mendatang. (**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Pengambilan Sumpah Jabatan & Pelantika Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang, Gubernur Aceh Dorong Pengembangan Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan

BSI

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia

Aceh Besar

Kajari Aceh Besar Pimpin Upacara Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan ke-61 Tahun 2025

News

Kak Iin; Ketua Komisi III DPRA Dukung Penuh Penundaan PoD Tangkulo: Kekayaan Aceh Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

News

Antar Bantuan Pemkot Mojokerto, Wali Kota Illiza Disambut Hangat Warga Aceh Utara

News

Ombudsman Mengawasi Penerimaan Anggota Polri

Pemerintah Aceh

Pj Sekda Aceh Serahkan Piala Juara Umum Popda untuk Kota Banda Aceh 

News

Polda Aceh Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Bertugas