Home / News / polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Wakapolda Aceh Hadiri Pembukaan AEDF 2026

REDAKSI - Penulis Berita

Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menghadiri pembukaan Aceh Economic Development Forum (AEDF) 2026 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa, 6 Oktober 2026. Forum tersebut mengusung tema “Accelerating Investment and New Industrial Era in Aceh”.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, kehadiran Wakapolda Aceh dalam forum tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Aceh.

Menurutnya, keamanan memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan ekonomi masyarakat. Ketika masyarakat merasa aman, dunia usaha mendapatkan kepastian, sehingga berbagai aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan lebih nyaman dan berkelanjutan.

Baca Juga :  DPRA AUDIENSI MENTERI KOORDINATOR HUKUM – "PERERAT HUBUNGAN, NYAMPARKAN ASPIRASI ACEH TERKAIT HUKUM DAN KEISTIMEWAAN!"

“Ekonomi akan tumbuh ketika masyarakat merasa aman, dunia usaha mendapatkan kepastian, dan semua pihak memiliki kepercayaan untuk bergerak. Di situlah Polri mengambil peran, yaitu menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan bersama masyarakat,” ujar Joko dalam keterangannya usai kegiatan.

Ia menjelaskan, kehadiran Polri dalam pembangunan ekonomi bukan untuk mencampuri aktivitas usaha, melainkan memastikan ruang sosial dan lingkungan usaha tetap aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 05 Juli Laksanakan Komsos Dengan Masyarakat

“Polri ingin menjadi bagian dari ekosistem pembangunan. Kami membuka ruang komunikasi dan membangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat. Dengan kolaborasi ini, berbagai potensi Aceh dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Joko.

Joko juga menegaskan, pihaknya akan terus menjaga situasi kamtibmas sekaligus memperkuat komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat maupun dunia usaha dapat dicegah dan diselesaikan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, "Ismawardi" Desak Pemko Banda Aceh Segera Cairkan THR ASN: "Momentum Gairahkan Ekonomi Lokal!"

“Keamanan bukan sekadar hadir ketika terjadi persoalan. Keamanan harus dirasakan masyarakat setiap hari,” tegasnya.

Terakhir, ia berharap AEDF 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan dan kepentingan, tetapi juga mendorong lahirnya kerja sama serta langkah-langkah nyata bagi kemajuan ekonomi Aceh.

Sebab, menurutnya, keberhasilan pembangunan pada akhirnya tidak hanya diukur dari seberapa tinggi pertumbuhan ekonomi tercatat, tetapi juga dari seberapa besar manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

polri

Kapolda Aceh Tekankan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah sebagai Center of Service Bagi Masyarakat

News

WAGUB ACEH HADIRI SINERGI EKONOMI KERAKYATAN DAN DORONG PEMBERDAYAAN UMKM, KOPERASI, BUMDES UNTUK DUKUNG PROGRAM MBG PASCA BENCANA

Agama

ABON YUNUS MEMEDIASI PEMULANGAN “SELEB ACEH BESAR” SULAIMAN – “DIA PERLU PERLINDUNGAN, BUKAN EKSPLOITASI!”

News

Pj Gubernur Aceh kepada Pamong Praja: Tinggalkan Arogansi Tumbuhkan Keihlasan, Kita Ini Pelayan

Nasional

Bandara Halim Perdanakusuma Tutup Sementara

Daerah

Pangdam IM Berbagi Kebahagiaan dan Gembira Bersama Dengan Ribuan Anak Yatim

News

Pangdam IM Hadiri Peringatan Isra Mikraj di Kodam Iskandar Muda

Daerah

BIN Jateng Gandeng PWO Laksanakan Vaksinasi di Kota Magelang