Home / Daerah / Hukrim

Senin, 3 Januari 2022 - 17:24 WIB

Buntut  Pengeroyoka Terhadap Anggota LSM GMBI Di Karawang, Ini Sikap Abah dan Kawan-Kawan

REDAKSI - Penulis Berita

BANDUNG – Buntut dari tragedi pengeroyokan yang terjadi terhadap anggota LSM GMBI pada akhir bulan November 2021 silam yang menelan korban jiwa di Jalan Interchange Karawang.

Ini yang menjadi perhatian sekaligus pertanyaan besar bagi Moch Mashur LSM GMBI, atas kinerja Polda Jabar dalam penanganan kasusnya.

LSM GMBI distrik kota Bandung mempertanyakan dalam gerakan aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Barat Senin (3/1/2022), Ketua distrik kota Bandung Moch Mashur (Abah) dalam orasinya mempertanyakan keseriusan dalam penanganan kasus tragedi pengeroyokan yang mengakibatkan jatuh korban jiwa.

“Siapa yang akan menerima kami dalam audiensi hari ini, tolong jawab dan berikan kami informasi yang sejelas-jelasnya”, ucap Abah.

Lebih lanjut Abah menyampaikan, tragedi pengeroyokan Karawang sampai saat molor di tempat, Abah mempertanyakan keseriusan Ditreskrimum dalam menangani kasus ini.

“Kapolda Jabar tidak ada taringnya, seharusnya kasus ini sudah bisa di tangkap otak pelaku pengeroyokan”, tegasnya.

Sementara itu, Direktur intelkam Polda Jabar Kombes Pol Drs. Ruslan Efendi M.Si.,Mengatakan, tidak ada kesulitan dari penyidik dalam menangani kasus pengeroyokan di Karawang, tetapi memang adanya perbedaan dalam menyikapinya, dan secara menyelidiki kasus.

Menurut Ruslan, hasil penyelidikan kasus tragedi pengeroyokan di Karawang sudah dilimpahkan ke kejaksaan.
“Kami dalam 15 hari ini menunggu hasil dari kejaksaan dan karena terpotong waktu libur saja”, ungkap Kombes Pol Drs Ruslan Efendi M.Si.

Ruslan menambahkan, kasus ini akan kita kejar terus sampai selesai, Ruslan juga mengatakan pihaknya berterima kasih kepada LSM GMBI yang telah membantu memberikan data data tambahan untuk dijadikan bahan penyelidikan, ungkapnya.

Dalam aksinya melalui Ketua wilter Jawa tengah,menyampaikan tuntutan dalam audiensi antaranya :

1. Tangkap Aktor pelaku pembunuhan sampai keakar akarnya.
2. Usut tuntas dan menangkap para pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang.
3. Tangkap para pendana insiden tersebut.
4. Menerapkan pasal pasal pidana dan tidak hanya satu pasal pengeroyokan.
5. Tuntutan LSM GMBI meminta 7 hari dan memberikan penjelasan secara terang benderang.
6. Tegakkan hukum walaupun langit akan runtuh.
Adapun sampai saat ini para pengunjuk rasa masih menunggu jawaban dari pihak Polda Jabar selanjutnya membubarkan diri dengan tertib.(ikin-red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Milad GAM ke-45, Para Panglima Kombatan Di Peureulak Kunjungi Rumah Para Syuhada

Daerah

Nuzulul Azmi Mahasiswa Pertama Di UIN Ar-Raniry Lulus Tanpa Skripsi

Daerah

Bacalon Bupati Diminta Untuk Tidak “Ceulet Meulisan Bak Rung” Masyarakat Bireuen

Daerah

BNPB Apresiasi Relawan Gempa Cianjur

Daerah

Kodim 0111/Bireuen Hadiri Shalat Subuh, Acara Zikir Dan Do’a Bersama Dalam Rangka Pilkada Damai Tahun 2024 Di Mapolres Bireuen

Daerah

Ketua Harian LASKAR Dorong Polres Pidie Serius Tangkap DPO Tambang Emas Ilegal

Daerah

Insiden Tikungan C.F Pancur Sandai Ketapang

Daerah

Komsos Kreatif, Dandim 0108/Agara Disambut Hangat di Ponpes Darul Iman