Home / Daerah

Rabu, 22 Juni 2022 - 10:14 WIB

Kisah Nisa, ABG Termuda Jamaah Haji Embarkasi Surabaya

REDAKSI - Penulis Berita

Surabaya – Embarkasi Surabaya mencatat sampai dengan Kloter 25, telah menemukan Calon Jamaah Haji termuda. Dia adalah Fithrotun Nisa, Jamaah Haji asal Kabupaten Sidoarjo yang tergabung dalam Kloter 25 ini, baru berusia 18 tahun 2 bulan.

Nisa, panggilan akrab remaja tersebut, yang baru saja tamat Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Wonoayu Sidoarjo ini mengaku tak pernah membayangkan dirinya akan menunaikan rukun Islam kelima secepat ini.

Anak Baru Gede (ABG) ini menggantikan ayahnya, Ali Akbar yang telah wafat pada Juli 2021 lalu. Ayahnya meninggal dunia karena sakit mendadak di usia 51 tahun.

Sebagai anak tunggal, Nisa pun akhirnya menjadi ahli waris pengganti porsi ayahnya.

“Ya kaget ketika harus menggantikan ayah, soalnya kan saya anak tunggal, jadi ya yang jadi ahli warisnya,” tutur Nisa didampingi ibunya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Pada Senin (20/6/2022).

Meski menjadi haji termuda pada Kloter 25, Nisa mengaku siap beribadah di tanah suci bersama ibunda tercinta, Siti Kurnia (53 Tahun). Orang tua Fithrotun Nisa saat itu daftar haji sejak tahun 2011.

“Saya sama mama ikut KBIH, ada yang bimbing ibadah disana,” ujar Nisa yang berdomisili di Sepanjang Sidoarjo ini.

Nisa menuturkan, ketika ia ditetapkan sebagai ahli waris pengganti porsi ayahnya, ia pun mulai mempelajari segala hal terkait ibadah haji melalui video-video yang ada di internet. Tak lupa, ia juga mencari informasi situs-situs bersejarah di Arab Saudi melalui kanal youtube yang ada.

“Saya tertarik, pingin ngunjungi situs-situs sejarah yang ada di sana, seperti Maqam Ibrahim, Gunung Uhud dan lain-lain. Saya sering mencari videonya di youtube,” ungkap gadis yang berencana akan melanjutkan studinya di fakultas keperawatan.

Nisa mengungkapkan keinginannya untuk mendoakan ayah yang ia sayangi ketika berada di tempat mustajabah.

“Mendoakan ayah yang sudah meninggal dunia, mendoakan ibu juga agar selalu sehat, saya juga berdoa semoga cita-cita saya kuliah bisa lancar,” ucapnya lirih.

Ia berharap, sepulang dari Makkah Madinah dengan gelar hajjah, ia bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi selamanya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Husnul Maram selaku Ketua PPIH Embarkasi Surabaya menjelaskan Fithrotun Nisa yang menggantikan ayahnya berangkat ke Tanah Suci setelah melakukan pelimpahan porsi.

Seperti melampirkan akta kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, setoran awal, dan setoran lunas Biaya Perjalanan ibadah haji (BiPIH) jemaah haji meninggal.

Selain itu, pengganti porsi juga melampirkan surat keterangan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani oleh calon jemaah haji penerima pelimpahan.

“Melampirkan juga surat kuasa penunjukan pelimpahan nomor porsi yang ditandatangani oleh ahli waris dan diketahui oleh RT, RW, Lurah atau Kepala Desa, dan Camat,” jelasnya.(sri/inp)

Share :

Baca Juga

Daerah

Fachrul Razi Undang Wakil Menteri Desa PDTT Ke Aceh

Daerah

Kakanwil Kemenkumham Kalbar Apresiasi Layanan dan Fasilitas di LPP, Persiapan Kunjungan Penasihat Utama DWP Kemenkumham RI Idayanti Supratman

Daerah

Penghargaan Pembayar Pajak Daerah Terbesar 2020 diraih Oleh PDAM Tirta Mountala

Daerah

Pemkab Aceh Barat Lakukan Kerjasama dengan LKBN Antara

Daerah

Ketua FPKP Tolak Kebijakan Menko Perekonomian Tentang Daftar Proyek strategis Nasional

Daerah

Berantas Peredaran Narkoba,Kalapas Tondano Berkoordinasi Dengan Kasat Norkoba Polres Minahasa

Aceh

DWP Aceh Serahkan Rumah Sangat Sederhana kepada Warga Miskin Ekstrem di Aceh Jaya

Daerah

Ormas Pemuda Pancasila Kuta Alam Laksanakan RPP Tingkat Kecamatan