Home / Pemerintah

Selasa, 20 Desember 2022 - 17:04 WIB

Mitra Kementerian ATR/BPN, PPAT Perlu Dukung Transformasi Digital

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews, Jakarta – Sejak 2019 lalu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah melakukan transformasi digital.

 

Hal itu dilakukan dengan mendigitalisasi beberapa layanan pertanahan dari yang awalnya berupa layanan konvensional kemudian beralih menjadi layanan berbasis elektronik.

 

Perkembangan itu, tentunya perlu diikuti dan didukung juga oleh seluruh mitra Kementerian ATR/BPN, termasuk para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

 

“Saya perlu menekankan bahwa kementerian ini sudah bertransformasi ke layanan elektronik. Mau tidak mau, untuk pelayanan ke PPAT-an, pelayanan pendaftaran tanahnya melalui aplikasi berbasis elektronik dan digital,” ujar Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, dalam siaran resminya Selasa (20/12/22).

Baca Juga :  Wapres Minta Aparat Terus Lindungi Masyarakat Papua dari Tindakan Anarkis KKB

 

Dalam menjalankan layanan elektronik, Dirjen PHPT berpesan agar para PPAT untuk dapat mengelola akun secara benar agar tidak terjadi sesuatu hal yang buruk dan menjadi masalah dalam layanan pertanahan.

 

Seperti halnya pemberian akun kepada pegawai di PPAT, sejatinya harus dikelola oleh PPAT yang terdaftar secara resmi agar terhindar dari masalah, seperti keterlibatan mafia tanah.

 

“Tolong kelola benar akun yang diberikan dari kementerian, PPAT harus bertanggung jawab terhadap akunnya masing-masing,” lanjut Suyus Windayana.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham Kalbar Lakukan Penguatan Pada UPT di Kota Singkawang

 

Pada kegiatan Peningkatan Kualitas PPAT Gelombang II, Direktur Pengaturan Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan dan PPAT, Sepyo Achanto dalam arahannya menuturkan bahwa sebagai mitra, para PPAT harus menjalin koordinasi serta komunikasi yang baik dengan jajaran di Kantor Pertanahan.

 

Hal itu penting menurutnya, karena tugas PPAT adalah untuk membantu Kepala Kantor Pertanahan dalam memberikan sebagian pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

 

“Memang kalau dalam pelayanan ada kendala apa pun di lapangan. Maka dari itu saya berpesan, dalam setiap forum pembinaan PPAT bahkan dengan teman-teman di Kantor Pertanahan, untuk menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik. Semua masalah pasti bisa diselesaikan dengan itu,” tutur Sepyo Achanto.

Baca Juga :  Ini Pesan Wagub Jabar Kepada Kaum Muda Di Tasikmalaya

 

Lebih lanjut, ia berpesan agar para PPAT untuk terus meningkatkan kapasitas, utamanya terkait dengan peraturan yang menyangkut tentang pendaftaran tanah. Sebab, peraturan-peraturan tersebut juga terus diperbaharui dalam rangka mengakomodir perkembangan zaman.

 

“Kemudian sebagai mitra, karena peraturan pendaftaran ini mengikuti perkembangan zaman, mengakomodir perkembangan zaman tentu peraturan berubah. Tentunya Teman-teman PPAT harus terus meng-upgrade diri, harus mengetahui perubahan peraturan yang ada,” lanjut Sepyo Achanto.[fery_*]

Editor: Dima/Atin

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Kunjungan Pejabat Kedutaan Besar Inggris

Pemerintah

KPK Tangkap Tangan Suap Dana Hibah Provinsi Jawa Timur

Pemerintah

Layanan “BQR” RSUD Meuraxa Dapat Respon Positif Masyarakat

Aceh Besar

Korban Kebakaran di Labuy Baitusalam Terima Bantuan dari Pemerintah

Pemerintah

Lima Anggota Komisioner Baitul Mal Abdya di Lantik Oleh Pj Bupati

Pemerintah

Pemerintah Aceh Luncurkan Layanan Kesehatan Hewan Se-Aceh

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Apresiasi dan Dukung Program I’M Jagong Kodam Iskandar Muda

Aceh Besar

Pemkab dan Masyarakat Aceh Besar Sambut Baik Pelita Air di Aceh