BANDA ACEH – Pemukulan rapai secara serentak oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, ditandai dengan pembunyian sirine, resmi membuka Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu 26/4/2026.
Acara bertema “Siap Untuk Selamat” ini dipusatkan di Banda Aceh dan digelar secara hybrid. Sebanyak 34 provinsi, 214 kabupaten/kota, 574 kecamatan, dan 1.090 kelurahan mengikuti secara virtual dan interaktif.
Turut mendampingi Kepala BNPB yaitu Sekretaris Utama BNPB, sementara Wali Kota Illiza didampingi Sekda Kota Banda Aceh.
Banda Aceh Resmi Jadi Tuan Rumah HKB 2026 & Luncurkan EWS Baru
Mengawali sambutan, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas kepercayaan menunjuk Banda Aceh sebagai tuan rumah HKB 2026.
“Terima kasih BNPB yang selalu hadir di tengah masyarakat. Kepercayaan ini jadi motivasi kami untuk terus belajar dan menjadi kota tangguh bencana,” ujar Illiza.
Pada momen ini, Illiza juga meresmikan 5 titik Early Warning System (EWS) baru bantuan BNPB. EWS berfungsi mendeteksi dini potensi bencana banjir dan tsunami di wilayah pesisir Banda Aceh.
“Dengan 5 EWS baru ini, semoga Banda Aceh jadi pusat pembelajaran mitigasi bencana untuk Indonesia,” tambah Illiza.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan HKB 2026 momentum memperkuat budaya sadar bencana. “Siap Untuk Selamat bukan slogan. Mulai dari keluarga, gampong, sampai kota harus latihan, tahu jalur evakuasi, dan siap hadapi risiko,”_tegasnya.(**)
Editor: Redaksi




















