Home / News / Pemerintah Aceh

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:35 WIB

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2, Pastikan Penanganan Korban Menjadi Prioritas

REDAKSI - Penulis Berita

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi,

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi,

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang menimpa KMP Aceh Hebat 2 yang terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

‎Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan Pemerintah Aceh terus memantau perkembangan penanganan para korban dan memastikan seluruh pihak terkait memberikan layanan terbaik bagi mereka yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

‎“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal. Keselamatan dan pemulihan kondisi korban menjadi prioritas utama saat ini,” kata Nurlis.

‎Pemerintah Aceh, lanjut Nurlis, telah meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk berkoordinasi secara intensif dengan pihak rumah sakit, operator kapal, serta instansi pelabuhan guna memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis yang optimal hingga proses pemulihan selesai.

‎“Kami mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Dinas Perhubungan Aceh, PT ASDP Indonesia Ferry, KSOP Malahayati, Kantor Kesehatan Pelabuhan, tenaga medis dan semua pihak yang sejak awal kejadian bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan terhadap para korban,” ujarnya.

‎Selain fokus pada penanganan korban, Pemerintah Aceh juga menilai penting dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden tersebut. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperkuat standar keselamatan dan prosedur operasional guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

‎“Pemerintah Aceh mendukung proses pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Penyebab kejadian harus diketahui secara jelas agar langkah-langkah perbaikan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat,” kata Nurlis.(**)

Baca Juga :  Dinas Pengairan Aceh Gelar Rapat Struktural Bahas Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2026

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Dandim 0108/Agara Tinjau Serbuan Vaksinasi P -Care TNI

Daerah

Dengan Kembali Beroperasinya Pabrik Amoniak-1, PT PIM Berhasil Menoreh Sejarah Baru

Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman

Aceh

Dishub Aceh Pantau Kedatangan Kapal Pengangkut LPG di Krueng Geukueh

Internasional

Indonesia – Malaysia MoU Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia 

Banda Aceh

Fraksi Golkar, PPP dan PKB Sambut Baik Revisi Raqan Pajak dan Retribusi Daerah

Daerah

PIM Raih Penghargaan Excellent di Konvensi Inovasi IQPC di Manila

Nasional

Anggota DPR RI Christina Aryani : Mayjen Maruli Simanjuntak Tegas Tak Neko-Neko!