Home / Daerah

Jumat, 3 Maret 2023 - 17:49 WIB

Pertanyakan Data Banjir, Kabid BPBK Abdya Sebut Wartawan Tidak Ada Otak

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews Abdya – Melalui pesan WhatsApp, Maimun Sabri, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik di Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) sebut wartawan tidak ada otak.

 

Kata-kata kasar yang cenderung tidak mencerminkan seorang yang terdidik tersebut disampaikan kepada wartawan anteroaceh.com, Ilyas pada Jumat (3/3/2023).

 

Ilyas kepada noa.co.id membenarkan oknum Kabid tersebut menyebutkan wartawan tidak ada otak melalui pesan WhatsApp kepada dirinya.

 

“Melalui pesan WhatsApp-nya, Maimun Sabri menyebutkan wartawan anteroaceh.com, Ilyas tidak punya otak. Bahkan dirinya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dia mengaku tidak pernah takut kepada wartawan,” sebut Ilyas.

 

Diakui Ilyas, kata-kata kasar dengan menggunakan bahasa Aceh itu disampaikan Maimun saat mengomentari status WhatsApp ilyas yang menuliskan “Kabid Logistik Leh Mantoeng Lam Ija Selimbot, “Data Banjir Talake Hana di Peremen”. (Kabid Logistik Entah Masih Berselimut dengan Kain, Data Banjir di Minta tidak digubris).

Baca Juga :  Ketua PWA Kecam Oknum Kabid BPBK Abdya Katai Wartawan Tidak Ada Otak

 

“Setelah adanya kata-kata kasar itu saya mempertanyakan maksud balasan status tersebut, kemudian Maimun Sabri menghapus semua pesan yang dikirim kepada saya,” sebut Ilyas.

 

Beruntung, lanjutnya, dirinya sempat menghscrenshot (tangkapan layar) pesan tersebut.

 

“Pada balasan status WhatsApp Ilyas itu Maimun Sabri menuliskan “Hy, munyo keumeung data Jak lapangan, bek preh di rumoh mantong, kah Pike Len budak kah, Marit beuna utak bacut, kah Pike Len lage peugawai Laen takot keu wartawan.” (Hai, kalau mau data turun ke lapangan, jangan tunggu di rumah saja, kamu pikir aku ini budak kamu, bicara harus ada otak, kamu pikir aku seperti pengawai lain takut kepada wartawan),” kata Ilyas.

Baca Juga :  Jum'at Curhat, Masyarakat Keluhkan Lampu Penerangan Ke Kapolsek Air Besar Landak

 

Mendapatkan komentar itu, Ilyas mengaku kembali mengirimkan balasan, namun balasan yang dikirim hanya centang satu.

 

“Saya menduga Maimun Sabri telah memblokir nomor WhatsApp saya,” kata Ilyas.

 

Meskipun demikian, Ilyas menyebutkan, dirinya tetap berusaha menghubungi Sabri melalui nomor telepon seluler, untuk menanyakan maksud semua komentar WhatsApp, namun telpon juga tidak diangkat.

 

Sementara itu, Mainin Sabri yang dihubungi awak media ini membenarkan hal tersebut. Namun, menurutnya, wartawan tersebut (Ilyas) yang terlebih dahulu mengatai dirinya.

 

“Benar, tapi dia duluan katai saya lewat statusnya, pada hal kami BPBK sedang sibuk urusi banjir, dia terus paksakan telpon saya untuk minta data, bagaiman saya berikan data, sementara saya sedang kehujanan di lapangan,” kata Maimun Sabri melalui WhatsApp-nya.

Baca Juga :  Wakil Presiden Minta GAPKI Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Perkebunan Kelapa Sawit

 

Maimun Sabri juga menyebutkan, dirinya mengatakan hal tersebut bukan untuk wartawan, melainkan untuk oknum wartawan.

 

“Saya bukan katai wartawan tapi yang saya katakan untuk dia (Ilyas), selama ini kami selalu berikan data jika kami sedang tidak sibuk urusi bencana, itu tolong jangan dikaitkan dengan organisasi wartawan,” kata Maimun.

 

Terkait dengan tidak takut wartawan, Maimun Sabri mengelak kalau maksud tersebut hanya karena dirinya tidak takut karena tidak salah. “Saya tidak takut kalau saya tidak salah,” elaknya. [ MUFTI]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Onkum Pejabat Dishub Bireuen Ambil Sewa Titik Parkir Tanpa Stempel Dinas

Daerah

Lapas Bireuen Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Masyarakat

Daerah

Ketua DPW Aceh IWO Indonesia Mengutuk Keras Perlakuan Tidak Mengenakkan Terhadap Jurnalis (wartawan)

Daerah

Aswaja Sapeken, Gelar Gotong Royong Rutinitas Jum’at

Daerah

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Koramil 10/Pandrah Bantu Warga Bersihkan Lahan Kebun

Daerah

Babinsa Koramil Samalanga Dampingi Petani Cek Pertumbuhan Semangka

Daerah

Milad GAM ke 48 di Bireuen Berjalan Aman dan Sukses

Daerah

Babinsa Koramil 06 Peusangan Komsos Dengan Ibu-Ibu PKK Desa Binaan