Home / Nasional

Rabu, 8 Maret 2023 - 18:09 WIB

Kominfo RI Ajak Media dan Humas Pemerintah Sukseskan Hannover Messe 2023

REDAKSI - Penulis Berita

foto|sumber:InfoPublik, (dok)

foto|sumber:InfoPublik, (dok)

KSINews, Jakarta – Seluruh media, baik cetak maupun elektronik dan humas pemerintah diajak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menyukseskan event Hannover Messe 2023, di Hannover, Jerman, di mana Indonesia menjadi negara mitra resmi (official partner country) pameran besar industri dunia tersebut.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian Maritim, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary, mengajak media, baik cetak maupun elektronik serta humas pemerintah turut menggaungkan peran penting Indonesia di event Hannover Messe 2023.

Indonesia menjadi Official Partner Country  pameran besar industr dunia tersebut, artinya Indonesia dianggap sebagai salah satu kekuatan ekonomi, khususnya di sektor industri.

Baca Juga :  Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Jokowi Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

“Kita mengajak seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) dan media serta seluruh humas, bahwa Hannover Messe ini adalah ajang Indonesia membangun dan menyajikan keunggulan dan kekuatan industri-industrinya ke dunia internasional,” ujar Direktur IKPM Kominfo), Septriana Tangkary dalam Pers Briefing Indonesia Partner Country Hannover Masse 2023 di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, pada Rabu (8/3/23).

Dukungan dari media dikatakannya akan makin menggaungkan peran Indonesia di kancah internasional.

“Dengan keterbukaan informasi yang kita lakukan bersama, maka orang (dan investor) akan bisa datang (ke paviliun Indonesia di Hannover Masse),” kata Septriana Tangkary.

Menurutnya, saat ini pemerintah semakin membuka peluang dan kemudahan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha dan Fasilitasi Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Negara.

Baca Juga :  Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Teknis Dimulai 17 Maret 2023

Untuk menginformasikan regulasi baru itu, pemerintah, melalui pengelola IKN, akan memberikan paparan di Hannover Messe 2023 mengenai peluang investasi di Indonesia, terutama di IKN.

“Dengan UU yang baru terkait investasi, itu akan membuka peluang juga terkait bagaimana kemudahan berinvestasi di Indonesia,” imbuh Direktur Septriana.

Baca Juga :  Kebutuhan Kucing Gak Cuma Makanan, Ada Apa Saja?

Untuk mengoptimalkan diseminasi informasi mengenai Keikutsertaan Indonesia di Hannover Messe 2023, Kementerian Kominfo mengajak seluruh K/L untuk memasang videotron berisi informasi event tersebut di masing masing kantornya.

Tak hanya K/L, seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) juga diajak untuk memasang backdrop terkait Hannover Messe 2023 di kantor mereka seperti halnya ketika pelaksanaan Keketuaan G20 Indonesia pada tahun lalu.

“Kita berharap ini gaung yang sama seperti di G20 karena kita ingin masyarakat bergerak, ayo kita bergandengan, karena kita bisa lihat kemudahan berusaha ini selain berkaitan dengan PP tadi, ini juga terkait dengan berbagai sektor lain,” pungkas Septriana.[Feri_*]

Editor: DIMA-ATIN

Share :

Baca Juga

Nasional

Tanam Mangrove Secara Serentak, Mabes TNI Raih Rekor Muri

Aceh

Gubernur Aceh Temui Menkop Fery Joko Julianto; Koperasi Harus Ditempatkan Sebagai Prioritas Utama, Kesejahteraan Dan Perekonomian Masyarakat Aceh.

Nasional

Operasi Udara Terus Dilakukan, BNPB Fokus Distribusi Logistik dan Evakuasi Pasien di Wilayah Terisolir

Daerah

Koalisi Aktivis KAMI Laporkan Kepala BPSDM Aceh Ke Ombudsman

Advertorial

PWO-IN Rayakan HUT Ke-4, Plt Ketua Umum Aris Kuncoro: Mari Terus Semangat Berkarya

Nasional

Tinjau Vaksinasi Serentak 31 Titik di Sumut, Kapolri Pastikan Target Presiden Jokowi Tercapai

Nasional

Bertemu Menteri Amran, Bupati Aceh Besar Fokus Perkuat Sektor Pertanian

Kesehatan

Bupati Aceh Besar Temui Direktur Wilayah I Kedeputian Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN