Bireuen – Di tengah duka yang melanda masyarakat Bireuen akibat banjir, hadir secercah harapan melalui kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia pada Minggu, (14/12/2025).
Kehadiran beliau bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan sebuah simbol solidaritas dan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah kesulitan rakyatnya.
Menteri Agama, didampingi oleh Kadis SI Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag., MH, dan Plh. Kadis Pendidikan Dayah Aceh, mewakili Pemerintah Aceh, menyempatkan diri untuk meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak banjir di Masjid Jami’ Cot Ara, Kec. Kutablang, Kab. Bireuen.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Kunjungan ini juga semakin bermakna dengan kehadiran Kakanwil Kemenag Aceh dan Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan akademisi ini menunjukkan kesatuan tekad untuk membantu masyarakat Bireuen bangkit dari keterpurukan akibat banjir.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran Menteri Agama dan para pejabat lainnya memberikan dukungan moral dan psikologis bagi para korban banjir.
Mereka mendengarkan keluh kesah masyarakat, memberikan semangat, dan meyakinkan bahwa pemerintah akan terus hadir untuk membantu proses pemulihan.
Kunjungan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, terutama di saat-saat sulit seperti ini.
Semoga kunjungan Menteri Agama dan bantuan yang diberikan dapat menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi masyarakat Bireuen untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik.
Editor: Redaksi




















