BANDA ACEH – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., menerima penghargaan bergengsi Anugerah DPP ISAD Awards 2026 atas kontribusi luar biasa dalam mendukung penguatan kemandirian ekonomi dayah di seluruh Provinsi Aceh. Penyerahan penghargaan ini berlangsung secara resmi di Aula Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh pada Sabtu, (3/5/2026), dihadiri oleh berbagai elemen terkait pendidikan Islam dan pembangunan daerah.
Penghargaan yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Al-Qur’an dan As-Sunnah (ISAD) ini menjadi bentuk apresiasi atas kiprah Muhsin yang aktif membangun kolaborasi erat dengan berbagai pihak di lingkungan dayah, mulai dari para pengasuh, ulama, hingga santri, dalam mendorong pengembangan pendidikan berbasis keagamaan yang tidak hanya berkualitas tetapi juga lebih mandiri dan produktif.
Selama ini, perannya tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan semata, melainkan juga turut memperkuat posisi dayah sebagai lembaga pendidikan yang memiliki dampak signifikan bagi perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Banyak program yang digawangi untuk mengembangkan potensi ekonomi dayah, seperti pembinaan usaha mikro yang dikelola oleh santri maupun pengelola dayah, serta pengembangan produk unggulan berbasis keahlian yang dimiliki oleh masing-masing dayah.
Selain fokus pada penguatan mutu pendidikan dan kemandirian ekonomi, Muhsin juga dikenal konsisten mendukung arah pembangunan Provinsi Aceh yang digariskan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Ia secara aktif menggerakkan berbagai langkah untuk mengembangkan sektor dayah agar lebih berdaya saing dan mampu berkembang secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan Islam yang menjadi inti dari lembaga dayah.
“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasinya yang luar biasa dalam memperkuat sinergi antara lembaga dayah dengan berbagai program pembangunan daerah,” ujar perwakilan DPP ISAD dalam sambutan penyerahan penghargaan. Kiprah Muhsin di lingkungan pendidikan dayah dinilai telah memberi pengaruh positif yang luas terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis pendidikan Islam di Aceh, sekaligus menjadi contoh bagi pengelola pendidikan sejenis di daerah lain.
Dalam kesempatan tersebut, Muhsin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya bukanlah capaian pribadi semata. “Ini bukan capaian pribadi, tetapi amanah untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan kemandirian dayah agar semakin memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Muhsin.
Beliau juga menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi energi tambahan untuk terus bekerja keras dan mengembangkan lebih banyak program inovatif yang dapat meningkatkan peran serta kontribusi dayah bagi kemajuan Aceh secara keseluruhan. “Kita akan terus berusaha menjadikan dayah sebagai pusat pembangunan manusia yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi pada kemakmuran ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Acara penyerahan penghargaan ini juga dijadikan momentum untuk menginisiasi kerja sama lebih luas antara Dinas Pendidikan Dayah Aceh dengan berbagai organisasi pendidikan Islam lainnya dalam mendukung perkembangan pendidikan dayah di masa depan.(**)
Editor: Redaksi




















