Home / Banda Aceh / Parlementarial

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:52 WIB

Ketua DPRK Irwansyah Lepas Tim SSB Barona dan Lambhuk FA ke Festival Piala Presiden 2026: “Jaga Fokus Hingga Peluit Akhir”

REDAKSI - Penulis Berita

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, secara resmi melepas dua tim sepak bola usia dini (SSB) asal Banda Aceh yang akan berlaga pada kompetisi nasional bergengsi, Festival Piala Presiden 2026 di Kota Yogyakarta. Pelepasan skuad SSB Barona dan Lambhuk Football Academy (FA) berlangsung penuh semangat di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh pada Sabtu (4/7/2026).

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, secara resmi melepas dua tim sepak bola usia dini (SSB) asal Banda Aceh yang akan berlaga pada kompetisi nasional bergengsi, Festival Piala Presiden 2026 di Kota Yogyakarta. Pelepasan skuad SSB Barona dan Lambhuk Football Academy (FA) berlangsung penuh semangat di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh pada Sabtu (4/7/2026).

BANDA ACEH –  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, secara resmi melepas dua tim sepak bola usia dini (SSB) asal Banda Aceh yang akan berlaga pada kompetisi nasional bergengsi, Festival Piala Presiden 2026 di Kota Yogyakarta. Pelepasan skuad SSB Barona dan Lambhuk Football Academy (FA) berlangsung penuh semangat di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh pada Sabtu (4/7/2026).

Acara pelepasan yang dihadiri oleh manajemen kedua tim, seluruh pemain, serta orang tua dan wali murid para pesepak bola muda ini berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sebelum para pemain berangkat menuju Yogyakarta, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyempatkan diri untuk berbincang secara langsung dengan para pemain sekaligus memberikan motivasi serta pesan penting agar mereka mampu menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

Irwansyah mengatakan bahwa keikutsertaan SSB Barona dan Lambhuk Football Academy dalam Festival Piala Presiden 2026 bukan hanya sekadar mewakili Kota Banda Aceh, tetapi juga membawa nama baik seluruh Provinsi Aceh di pentas sepak bola nasional. Kedua tim berhak tampil di ajang tersebut setelah berhasil meraih gelar juara pada kompetisi tingkat provinsi yang digelar sebelumnya.

Baca Juga :  Aramiko: Calon Kepala Daerah di Aceh Wajib Punya Komitmen Berantas Judi Online dan Narkoba

Dalam arahan dan nasihatnya kepada para pemain muda, Irwansyah mengingatkan agar mereka selalu menjaga fokus dan tidak larut dalam euforia selama bertanding. Menurutnya, konsentrasi yang tinggi menjadi kunci utama dalam setiap pertandingan sepak bola.

“Seorang pesepak bola harus tetap konsentrasi penuh hingga wasit meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan. Walaupun nanti sudah unggul dengan selisih gol yang besar, jangan sampai kehilangan konsentrasi. Lawan akan terus berusaha memanfaatkan setiap kelengahan untuk membalikkan keadaan,” tegas Irwansyah.

Ia juga mengajak para pemain untuk belajar dari berbagai contoh pertandingan internasional yang menunjukkan betapa pentingnya menjaga fokus hingga laga usai. “Banyak tim gagal mempertahankan keunggulan karena kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir. Mari kita belajar dari pengalaman tim Senegal melawan Belgia di Piala Dunia beberapa waktu lalu – mereka sudah unggul 2-0 dan hampir menang, tapi di menit-menit akhir lawan mencetak 3 gol dan membalikkan keadaan hingga Senegal tersingkir,” ungkapnya sebagai contoh nyata yang patut dijadikan pelajaran.

Baca Juga :  Pemadaman Listik Lebih 12 Jam ketua DPRA Minta PLN Bertanggung Jawab

“Karena itu, tetaplah fokus hingga peluit akhir dibunyikan dan selalu ikuti arahan pelatih selama pertandingan maupun sepanjang turnamen berlangsung,” tambahnya mengingatkan para pemain muda.

Selain memberikan motivasi terkait dengan strategi dan konsentrasi dalam pertandingan, Irwansyah juga mengingatkan para pemain untuk selalu menjunjung tinggi sikap sportif, baik ketika berada di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Menurutnya, sikap yang baik akan menjadi modal penting dalam membangun karir sepak bola maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Para pemain boleh saja mengidolakan pesepak bola atau figur tertentu yang menjadi inspirasi. Namun, hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk merendahkan atau mencaci pemain lain, baik dari tim sendiri maupun dari tim lawan,” katanya. “Ambillah prestasi dan hal-hal positif dari pemain yang diidolakan, tanpa harus menghina, membully, atau merendahkan pemain lain. Itu bukan sikap seorang pesepak bola yang baik.”

Baca Juga :  Daniel Abdul Wahab Pantau Kesiapan Operasi Ketupat: Pastikan Mudik Lebaran Berjalan Lancar!

Irwansyah menegaskan bahwa seluruh masyarakat Aceh akan memberikan dukungan dan doa yang tulus kepada kedua tim muda asal Banda Aceh agar mampu tampil dengan maksimal, menghibur penonton dengan permainan yang menarik, serta mengharumkan nama Banda Aceh dan Provinsi Aceh di kancah sepak bola nasional. Festival Piala Presiden 2026 yang akan digelar di Kota Yogyakarta akan menjadi ajang yang tepat untuk menunjukkan kemampuan sepak bola muda dari Aceh.

Dalam ajang tersebut, Lambhuk Football Academy akan bertanding pada kategori usia bawah 10 tahun (U-10), sedangkan SSB Barona akan bersaing di kategori usia bawah 12 tahun (U-12). Irwansyah menyampaikan harapannya agar kedua tim mampu menunjukkan permainan terbaik yang mereka miliki dan membawa pulang prestasi yang membanggakan tidak hanya bagi daerah dan tim, tetapi juga bagi keluarga masing-masing pemain.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Haji Uma Puji Cara Kapolda Aceh Kendalikan Situasi saat Demo

Bank Aceh

Ketua DPRK Mintak Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza “Segera Jadikan RTH!”

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Angkat Bendera Start Aceh Dirt Bike Reunion Adventure Nusantara

Parlementarial

Wakil Ketua DPRA TRK Tinjau Bekas Raja-raja Di Darul Makmur

News

Rapat Paripurna DPRA: KUA-PPAS 2025 Disepakati, Pansus Minerba-Migas Dilaporkan

News

Ketua Komisi II DPRA Pantau Pasar Murah di Pidie, Minta Kuota Subsidi Ditambah

Parlementarial

Pemerintah Diminta Pertahankan Dana Otsus Aceh Tetap Dua Persen

Banda Aceh

Hadiri Relaunching AMANAH, Ketua DPRK dan Wali Kota Apresiasi Potensi Ekonomi Kreatif