Home / News / Parlementarial

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:23 WIB

DPRA AKAN BAHSAS PEMBIAAYAN RUJUKAN PASIEN, BIAYA PENDAMPING, DAN PEMULANGAN JENAZAH – “LAYANAN KESIHATAN TIDAK BOLEH TERGANGGU!”

REDAKSI - Penulis Berita

Ketua DPRA Zulfadhli

Ketua DPRA Zulfadhli

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) akan segera membahas persoalan pembiayaan layanan kesehatan meliputi rujukan pasien, biaya pendamping, dan pemulangan jenazah bersama Pemerintah Aceh. Pembahasan ini dilakukan setelah informasi bahwa pembiayaan layanan tersebut belum tertampung dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRA Zulfadhli menyatakan pihaknya telah menerima informasi dari Dinas Kesehatan Aceh mengenai ketidaktersertakan pembiayaan layanan tersebut dalam anggaran tahun ini. Menurutnya, kondisi ini tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Apresiasi Basarnas Tingkatkan Kesiapsiagaan

“Pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak boleh terganggu. Masalah administrasi dan anggaran tidak boleh menghalangi hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang sesuai,” ujar Zulfadhli pada Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa DPRA akan segera memanggil pihak terkait termasuk Dinas Kesehatan Aceh, Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA), Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), Sekretaris Daerah Aceh, serta unsur terkait lainnya untuk mendapatkan klarifikasi menyeluruh mengenai penyebab kondisi ini dan membahas langkah penyelesaiannya.

Baca Juga :  Dana Otsus Tahap II Cair Rp 1,5 Triliun, Khusus Jatah Provinsi

“DPRA meminta Pemerintah Aceh segera menyiapkan solusi pendanaan sesuai mekanisme peraturan yang berlaku agar layanan rujukan pasien dan pemulangan jenazah tetap berjalan lancar,” tegasnya.

Zulfadhli menegaskan bahwa DPRA berkomitmen untuk mengawal persoalan ini hingga masyarakat kembali mendapatkan kepastian layanan sebagaimana mestinya. Menurutnya, fokus utama saat ini bukan mencari pihak yang bertanggung jawab, melainkan memastikan tidak ada pasien yang tidak bisa dirujuk dan tidak ada keluarga yang terbebani akibat ketiadaan pembiayaan.

Baca Juga :  Disdik Aceh "Seumeugleh" di Pante Bidari: Prioritaskan Pemulihan Sekolah dan Masjid Pasca Bencana

“DPRA tidak ingin mencari siapa yang salah. Yang paling penting saat ini adalah memastikan tidak ada pasien yang gagal dirujuk dan tidak ada keluarga yang terbebani karena tidak tersedianya pembiayaan,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan ini secara cepat, profesional, dan mengutamakan kepentingan layanan masyarakat.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Rumah Layak Huni untuk Warga Lambaro Skep

Aceh

Sekda Aceh M. Nasir : Butuh Dukungan Media untuk Membangun Aceh

Nasional

Pemko Langsa Terima Penghargaan dari BI Perwakilan Aceh

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Hadiri Penutupan MQK Ke-IV Aceh 2025

News

Flower Aceh : Peringatan Hari International Women’s Day

News

Pemkab Aceh Timur Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Angin Kencang di Tampur Paloh

Parlementarial

DPR RI Sahkan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI

News

DPRA Gelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I, Tetapkan RKT dan Regulasi Internal