Home / News / Parlementarial

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:41 WIB

RUAS JALAN RUSAK BELUM TERKAIT TKD!” – SATGAS DPRA TEMUKAN INFRASTRUKTUR BELUM TERCOVER PASCA BANJIR ACEH TIMUR

REDAKSI - Penulis Berita

ACEH TIMUR – Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Hidrometeorologi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menemukan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat banjir di Kabupaten Aceh Timur belum mendapatkan perhatian melalui program pembangunan yang dibiayai Anggaran Transfer ke Daerah (TKD). Temuan ini diperoleh saat tim memasuki hari ketiga peninjauan lapangan pada Sabtu (25/7/2026) – sebagai bagian dari pengawasan terhadap rehabilitasi pascabencana dan identifikasi kebutuhan masyarakat yang belum tertangani.

BEBERAPA RUAS JALAN DI DESA GRONG-GRONG BELUM TERDAFTAR DALAM PROGRAM!

Didampingi Anggota DPRA Aceh Timur M. Yusuf alias Pang Ucok, tim meninjau beberapa proyek yang telah direalisasikan melalui TKD – seperti pengadaan perangkat komputer di SMK Negeri 1 Pante Bidari dan rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak akibat banjir. Namun, dalam peninjauan tersebut ditemukan bahwa sejumlah ruas jalan di Desa Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari, masih dalam kondisi rusak dan belum masuk dalam daftar pembangunan yang didanai melalui TKD.

Baca Juga :  Sherly Annavita : Di Era Digitalisasi Anak Muda Harus Mampu Berkarya

Sekretaris Tim Satgas Muhammad Rizky mengatakan seluruh temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk mendorong percepatan penanganan infrastruktur yang belum terakomodasi. “Setiap temuan akan kami catat dan dilaporkan. Masih ada beberapa titik infrastruktur yang rusak dan membutuhkan perhatian agar akses masyarakat dapat kembali pulih dan dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Tgk Anwar Ramli Serahkan Draft Revisi UUPA ke BK DPR RI, Minta Dukungan untuk Proses Legislasi

PEMULIHAN HARUS MENYELESAIKAN SEMUA KEBUTUHAN DASAR!

Menurut Rizky, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya fokus pada proyek yang sudah berjalan. Pemerintah harus memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat – seperti jalan, irigasi, dan fasilitas penunjang lainnya – dapat dipulihkan secara menyeluruh.

“Kami akan terus mendata titik-titik kerusakan yang belum masuk dalam program penanganan. Hasilnya akan menjadi rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Aceh, dan pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi,” tegasnya.

Baca Juga :  HKN Ke-57, Danramil 07/Jangka Terima Piagam Penghargaan

Rizky menambahkan bahwa semangat utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat terakomodasi secara maksimal. “Ini membutuhkan sinergi dan koordinasi semua pihak agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

PENINJAUAN DPRA UNTUK MEMASTIKAN PROGRAM RELEVAN DENGAN KEBUTUHAN MASYARAKAT

Peninjauan di Aceh Timur merupakan bagian dari rangkaian kerja Satgas Bencana Hidrometeorologi DPRA di sejumlah daerah terdampak banjir di Aceh. Melalui kegiatan ini, DPRA ingin memastikan setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta tidak menyisakan infrastruktur vital yang luput dari perhatian pemerintah.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bey Machmudin Dampingi Wapres Gibran Tinjau SPAM Regional Jatiluhur I

Nasional

BWI SIAP BANTU SELESAIKAN STATUS WAKAF BLANG PADANG!” – TATANG ASTARUDIN: “DASAR YURIDIS & SEJARAH SANGAT KUAT!”

Aceh

Dari Pedalaman Aceh Utara, Kak Na Ajak Pemda Gencarkan Posyandu

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Sambut Kepala Daerah APEKSI dalam Welcome Dinner di Banda Aceh

Daerah

Gubernur Jawa Barat – DPRD Setujui Tiga Ranperda Menjadi Perda

Nasional

Pertamina Tegaskan Harga Pertalite tidak Naik

Aceh

Komisi V DPRA Melaksanakan RDPU Raqan Penyelenggaraan Transmigrasi

Banda Aceh

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2024