ACEH BESAR — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Abdul Muchti, S.I.Kom., menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXV Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung di Bung Cala Kecamatan Kuta Baro, Sabtu malam (24/10/2026).
Pembukaan MTQ dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, ditandai dengan pemukulan rapai secara serentak bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para tamu undangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRK Aceh Besar, Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Taufik, S.T., M.Si., unsur pimpinan daerah, serta masyarakat yang antusias menyaksikan pembukaan ajang keagamaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar juga melantik dewan juri yang akan bertugas melakukan penilaian terhadap peserta pada setiap cabang perlombaan.
MTQ ke-XXXV Kabupaten Aceh Besar tahun 2026 diikuti sebanyak 665 peserta yang tergabung dalam 23 kafilah dari berbagai kecamatan. Para peserta akan berkompetisi pada sembilan cabang perlombaan.
Ajang dua tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang kuat.
“Saya mengapresiasi penyelenggaraan MTQ tahun 2026 ini. Saya berharap kegiatan ini dapat melahirkan insan-insan Qurani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Abdul Muchti.
Menurutnya, MTQ memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Aceh Besar.
Selain memberikan apresiasi, Abdul Muchti juga mengingatkan panitia agar memperhatikan kondisi cuaca selama pelaksanaan MTQ.
Mengingat intensitas curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, ia meminta panitia dan seluruh kafilah melakukan pemantauan serta pemetaan situasi guna mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap jalannya perlombaan.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara panitia kabupaten, panitia pelaksana, dan seluruh pihak terkait demi memastikan kenyamanan serta keselamatan peserta.
“Panitia diminta terus melakukan koordinasi selama perlombaan berlangsung, sehingga seluruh peserta merasa nyaman dan dapat mengikuti setiap cabang lomba dengan baik,” pungkasnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, DPRK, panitia, serta seluruh elemen masyarakat, MTQ ke-XXXV Kabupaten Aceh Besar diharapkan berlangsung lancar, aman, dan sukses hingga penutupan.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an serta memperkuat kehidupan masyarakat Aceh Besar yang religius dan berakhlak mulia.(**)
Editor: Redaksi























