Home / Nasional

Jumat, 19 Mei 2023 - 20:45 WIB

Bank Syariah Indonesia Minta Nasabah Ganti Password dan PIN

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews,  Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk (BRIS) baru saja mengirim pesan broadcast melalui Whatsapp kepada para penggunanya, setelah sebelumnya sistem teknologi informasi Bank BSI sempat lumpuh karena secara serangan hacker.

Isi pesan Bank BSI tersebut merupakan himbauan agar para nasabah mengganti Pin dan Password guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan transaksi.

“Assalamualaikum wr.wb. Nasabah Bank Syariah Indonesia yang terhormat, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan transaksi Anda, mohon untuk melakukan pergantian password dan pin secara berkala,” tulis BSI dalam isi pesan tersebut.

Baca Juga :  Gelar Jum'at Curhat Bersama Masyarakat Kecamatan Pengkadan, Ini Harapan Kasat Binmas Polres Kapuas Hulu

Dalam isi pesan tersebut BSI juga meminta agar para nasabahnya, tetap berhati-hati terkait modus penipuan yang mengatas namakan Bank Syariah Indonesia.

“Mohon untuk selalu waspada terhadap akun palsu atau pihak-pihak yang mengatas namakan Bank Syariah Indonesia,” lanjut isi pesan BSI.

BSI juga meminta agar para nasabah segera menghubungi BSI call di nomor 14040 apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Corporate Secretary BSI, Gunawan Arif Hartoyo membenarkan, pesan broadcast yang dikirim melalui Whatsapp tersebut pun resmi dari BSI.

Pesan tersebut merupakan bagian edukasi kepada para nasabah BSI supaya mengganri Password atau Pin secara berkala.

Baca Juga :  Beri 112 Motor ke Koramil, Menhan Prabowo Berpesan Jaga Hubungan Baik Rakyat dan Aparat

“Itu reminder saja kepada nasabah untuk secara berkala mengganti password dan sandi,” kata Gunawan dilansir dari situs Bloomberg Technoz, pada Kamis (18/5/23).

Karena ini hanya sekedar edukasi maka Gunawan mengatakan, pesan tersebut hanya berupa himbauan sehingga tidak diwajibkan para pengguna BSI mengganti password dan sandinya.

Tetapi agar lebih aman dalam bertransaksi pihak BSI pun menyarankan untuk nasabah melalukan penggantian password dan pin untuk keamanan dan kenyamanan. “Tujuannya, untuk kemanan dan kenyamanan nasabah. Ini kan edukasi, jadi sifatnya himbauan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Ketapang Tekankan Sinergitas TPPS Atasi Stunting

Sebelumnya sistem IT Bank BSI sempat lumpuh pada 8 Mei 2023 akibat serangan hacker. Pasca serangan, grup hacker kriminal LockBit mengaku bertanggungjawab dan mengancam BSI akan menyebarkan data internal BSI yang telah mereka kuasai.

 

Data tersebut kemudian dipublikasikan oleh LockBit pada 15 Mei lalu karena negosiasi dengan BSI tidak mencapai titik temu. LockBit dikabarkan meminta tebusan US$20 juta atau sekitar Rp295 miliar agar data Bank BSI yang mereka kuasai tidak disebarluaskan.[]

Editor: DIMA-ATIN

Share :

Baca Juga

Internasional

Presiden: Kasus Positif COVID-19 Terus Menurun

Daerah

Pemerintah Indonesia Kirim 50,5 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Vanuatu

Daerah

Kemendagri Fasilitasi Penetapan APBA 2024, Ketua DPRA Tidak Hadir

Banda Aceh

77 Persen Belanja Aceh Bergantung dari Dana Transfer Pusat

Nasional

KPK Bekerja Profesional, Humanis Dan Tegas

Nasional

PLTU Nagan Raya Mengolah Limbah Jadi Batako

Nasional

Kadispenad: Benar Brigjen TNI JT Jalani Penahanan di Rumah Tahanan Militer Cimanggis

Nasional

Menderita Lumpuh selama 5 Tahun, Haji Uma Pulangkan ke kampung Halaman di Aceh