Home / Pemerintah Aceh

Senin, 6 Januari 2025 - 11:41 WIB

Pj Gubernur Safrizal: Untuk Membuka Lapangan Kerja, Aceh Beri Karpet Merah untuk Investasi

REDAKSI - Penulis Berita

Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si saat memberi sambutan pada acara Aceh Investment Opportunities 2025, di Hermes Hotel  Banda Aceh, Minggu (5/1/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si saat memberi sambutan pada acara Aceh Investment Opportunities 2025, di Hermes Hotel Banda Aceh, Minggu (5/1/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M Si, menegaskan Pemerintah Aceh membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang ingin berinvestasi di Bumi Serambi Mekah, agar lapangan kerja terbuka lebar dan angka kemiskinan bisa ditekan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Safrizal, kepada awak media usai memberikan sambutan pada Aceh Investment Oppotunities, di Aula Hermes Hotel, Minggu (5/1/2025) malam.

“Aceh membuka diri, memberikan karpet merah terhadap upaya investasi luar negeri tanpa biaya berarti tanpa pembebanan illegal fee. Karena kita sudah bertekad Aceh hospitality, Aceh bussines hospitality, Aceh investment hospitality. Semua harus menyenangkan sehingga orang senang datang ke Aceh, orang gembira berinvestasi di Aceh, sehingga lapangan kerja terbuka, mengurangi penganggiran dan kemiskinan,” ujar Safrizal.

Baca Juga :  Istri Nelayan Pusong Curhat ke Istri Pj Gubernur

Lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu menambahkan, dengan potensi Aceh yang cukup lengkap. “Dengan potensi yang kita miliki, maka hanya perlu manajemen dan tata kelola yang baik untuk mewujudkan investasi yang sehat dan tentu saja berwawasan lingkungan.”

Baca Juga :  Terima Audiensi Pengurus PWI, Ini Pesan Ketua DPRA

Mantan Pj Gubernur Kalimantan Selatan itu menjelaskan, para investor asal Malaysia tertarik dengan sejumlah sektor investasi potensial di Aceh.

“Ada beberapa sektor potrnsial yang disasar para investor pada pertemuan ini, mulai dari pertambangan, minyak dan gas, agriculture dan teknologi. Jadi, dari pertemuan ini kita akan melihat apa yang paling memungkinkan untuk diinvestasikan. Kita semua ada, regulasinya cukup lengkap. Kita akan memfasilitasi tanpa aturan yang berbelit-belit, kita sudah berkomitmen untuk itu,” pungkas mantan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung itu.

Baca Juga :  Sambangi Stand Dekranasda Aceh di Inacraft 2023, Ketua DWP Aceh Harap Produk Tanah Rencong Mampu Dongkrat Perekonomian

Pada pertemuan tersebut, Pj Gubernur Safrizal turut didampingi oleh sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh dan sejumlah bupati dan wali kota dan sejumlah pimpinan Badan Usaha Milik Aceh.

Hadir pula Ketua KPA Luwa Nanggroe Teuku Emi Syamsumi. Sementara tim Malaysia dihadiri oleh Tan Sri Dato’ H Abd Karim Bin Shaikh Munisar, dan Tan Sri Datuk Seri Utama William Cheng.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Gubernur Mualem: Aceh Terus Perjuangkan Otsus Permanen dan Blang Padang sebagai Aset Umat

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di SMA 2 Unggul Ali Hasymy dan SMP 2 Ali Hasymy

Banda Aceh

Bunda PAUD Aceh Lakukan Audiensi untuk Peningkatan Kapasitas Pendidikan Anak Usia Dini

Berita

Aceh Tegaskan Kepemilikan atas Empat Pulau, Tunjukkan Bukti Hukum dan Historis

News

Wagub Aceh Resmi Buka Diklat PPIH Kloter Embarkasi Aceh 1447 H/2026 M

Pemerintah Aceh

Istri Pj Gubernur Aceh Kunjungi Stand Aceh di Kriyanusa 2024

Berita

Aceh Raih 2 medali Perak dan 3 Medali Perunggu Kejurnas Kurash

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri