Home / Aceh / News / Wali Nanggroe Aceh

Senin, 22 Desember 2025 - 23:11 WIB

Wali Nanggroe Aceh Bertemu Konsul AS, Bahas Bantuan Pasca-Bencana dan Kerja Sama Ketahanan Iklim

REDAKSI - Penulis Berita

Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, menjalin pertemuan penting dengan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatra, Lisa Podolny, dalam jamuan makan malam diplomatik di Medan, Senin (22/12/2025).

Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, menjalin pertemuan penting dengan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatra, Lisa Podolny, dalam jamuan makan malam diplomatik di Medan, Senin (22/12/2025).

Medan – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, menjalin pertemuan penting dengan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatra, Lisa Podolny, dalam jamuan makan malam diplomatik di Medan, Senin (22/12/2025).

Pertemuan ini menjadi wadah untuk membahas berbagai isu strategis, terutama terkait penanganan pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, serta penguatan kerja sama kemanusiaan dan ketahanan iklim antara Aceh dan mitra Amerika Serikat.

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris menyebutkan,
Pertemuan ini berlangsung tak lama setelah Wali Nanggroe melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir dan longsor.Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus Dr. Muhammad Raviq.

Baca Juga :  Wabup Syukri Apresiasi Quick Win Gubernur Aceh Untuk Petani

Dalam kunjungan tersebut, Wali Nanggroe melihat langsung dampak kerusakan dan penderitaan yang dialami masyarakat.

Konsul Podolny, yang baru bertugas di Medan sejak Juli 2025, menyampaikan simpati mendalam atas nama pemerintah dan masyarakat Amerika Serikat kepada warga Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Baca Juga :  Disnakermobduk Aceh Finalisasi Rancangan Pergub Aceh,Tentang Perlindungan Tenaga Kerja di Kota Sabang

Ia juga menyampaikan komitmen Amerika Serikat untuk terus mendukung upaya pemulihan dan pembangunan di wilayah tersebut.

Wali Nanggroe menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh perwakilan diplomatik Amerika Serikat.

Menurutnya, empati internasional memiliki arti penting bagi masyarakat yang masih berjuang menghadapi kehilangan, pengungsian, serta kerusakan lingkungan akibat bencana.

Salah satu isu utama yang disoroti dalam pertemuan tersebut adalah kebutuhan mendesak terhadap akses air minum bersih di wilayah terdampak bencana.

Baca Juga :  Terobos Pedalaman Aceh Tamiang, Kadisdik Upayakan Pemerataan Mutu Pendidikan

Wali Nanggroe menekankan pentingnya dukungan sistem pengolahan air minum portabel, mengingat banyak sumber air tercemar pasca-banjir dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan lanjutan.

“Air bersih adalah kebutuhan kemanusiaan yang mendasar sekaligus fondasi pemulihan kesehatan masyarakat pasca-bencana,” tegas Wali Nanggroe.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama konkret di bidang pendidikan, kesehatan masyarakat, dan perlindungan lingkungan.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Agama

ABON YUNUS MEMEDIASI PEMULANGAN “SELEB ACEH BESAR” SULAIMAN – “DIA PERLU PERLINDUNGAN, BUKAN EKSPLOITASI!”

Aceh

Pemerintah Aceh Imbau Masyarakat Aceh yang Gunakan Plat Luar Agar Mutasi ke Plat BL

Daerah

Babinsa Koramil 08 Gandapura Bantu Petani Panen Padi

Nasional

Pemerintah Aceh Raih Dua Penghargaan di Ajang Indonesia Muslim Travel Index 2025

News

Kanwil BPN Provinsi Aceh Adakan Coffeemorning Dengan Insan Pers

Aceh Besar

Target Tiga Besar, Media Haba Publik Resmi Ikut Olimpiade Catur Pos Aceh

News

Wagub Fadhlullah: Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

Aceh Besar

PERSAGI Aceh Gelar Musda Perdana Asni, Kapus Darul Kamal Maya Sopa Terpilih Jadi Ketua