Home / Nasional / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:36 WIB

Pemerintah Aceh Raih Dua Penghargaan di Ajang Indonesia Muslim Travel Index 2025

REDAKSI - Penulis Berita

Asisten II Sekda Aceh, Zulkifli, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.“Kita bersyukur Aceh kembali meraih penghargaan nasional melalui IMTI 2025, dengan menempati peringkat ke-4 terbaik nasional dan mendapat pengakuan khusus sebagai daerah yang memimpin pengembangan wisata berbasis syariah,” ujarnya di sela acara yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kamis (9/10/2025).

Asisten II Sekda Aceh, Zulkifli, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.“Kita bersyukur Aceh kembali meraih penghargaan nasional melalui IMTI 2025, dengan menempati peringkat ke-4 terbaik nasional dan mendapat pengakuan khusus sebagai daerah yang memimpin pengembangan wisata berbasis syariah,” ujarnya di sela acara yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kamis (9/10/2025).

Jakarta — Pemerintah Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, Aceh berhasil meraih dua penghargaan bergengsi yang diserahkan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia.

Berdasarkan hasil kajian IMTI 2025, Aceh terpilih sebagai salah satu dari lima besar provinsi terbaik di Indonesia dalam pengembangan destinasi pariwisata ramah muslim. Dua penghargaan yang diterima adalah Peringkat ke-4 Nasional untuk Kategori Destinasi Pariwisata Ramah Muslim dan Recognition for Leading the Path to Sharia Experiences, yang diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Aceh dalam mengembangkan ekosistem wisata berbasis syariah secara berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, dan diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, mewakili Gubernur Aceh, didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal.

Baca Juga :  Abdul Azis dilantik sebagai WKPT Banda Aceh

Dalam keterangannya, Asisten II Sekda Aceh, Zulkifli, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Kita bersyukur Aceh kembali meraih penghargaan nasional melalui IMTI 2025, dengan menempati peringkat ke-4 terbaik nasional dan mendapat pengakuan khusus sebagai daerah yang memimpin pengembangan wisata berbasis syariah,” ujarnya di sela acara yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kamis (9/10/2025).

Zulkifli menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengembangan pariwisata halal adalah salah satu fokus utama ekonomi Aceh yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Baca Juga :  Lapas Tondano Kelas IIB Laksanakan Kegiatan 'One Day, One Prison's Product'

“Ini menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Aceh. Ke depan, tentu masih banyak yang perlu kita perkuat, seperti sertifikasi halal, layanan wisata, dan infrastruktur pendukung agar Aceh semakin kompetitif,” ujar Zulkifli.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, menilai penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nasional atas konsistensi dan kerja sama seluruh pihak dalam menjaga nilai-nilai islami di sektor pariwisata.

“Capaian ini hasil kerja keras bersama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Kami akan terus berinovasi agar Aceh tak hanya unggul secara nasional, tetapi juga dikenal di dunia sebagai ikon wisata muslim internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Revisi Raqan Pajak dan Retribusi Daerah Diharapkan Dapat Tingkatkan Pelayanan Publik

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh daerah yang terus berkomitmen memperkuat sektor pariwisata halal.

“IMTI bukan hanya tentang peringkat, tetapi tentang bagaimana daerah mampu menciptakan pengalaman wisata yang ramah bagi wisatawan muslim dengan prinsip inklusif, autentik, dan berkelanjutan,” kata Menteri Widiyanti.

Ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) digelar setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah-daerah yang aktif mengembangkan wisata ramah muslim.

Penilaian dilakukan berdasarkan kebijakan, fasilitas ibadah, ketersediaan kuliner halal, sertifikasi usaha, serta strategi promosi yang ramah terhadap wisatawan muslim. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

DPRK Banda Aceh Soroti Fenomena Shaf Tarawih Renggang di Tengah Ramainya Pusat Perbelanjaan

Daerah

Babinsa Koramil 04 Peudada Bantu Petani Cabai

Nasional

Komisi IV DPR RI Bersama KKP Gelar Kunker ke II di PPS Kutaraja Lampulo

News

Mualem Tunjuk Muhammad MTA sebagai Jubir Pemerintah Aceh

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Resmikan Pembangunan Jalan Masjid Tuha Lamrabo Aceh Besar

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal: Untuk Membuka Lapangan Kerja, Aceh Beri Karpet Merah untuk Investasi

Aceh

Pemerintah Aceh Gelar Doa Bersama Peringati 21 Tahun Tsunami dan Doakan Korban Banjir

Aceh

Solidaritas DSI Aceh: Ulurkan Tangan untuk Korban Banjir & Longsor!