Home / Banda Aceh / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:29 WIB

SEKDA ACEH TEKAN KEJELASAN MEKANISME PEMBERSIHAN DAN CASH FOR WORK UNTUK PEMULIHAN PASCA BENCANA

REDAKSI - Penulis Berita

Sekda Aceh, M. Nasir didampingi Para Kepala SKPA Rapat Penyampaian Rencana Kerja Dukungan Rehabilitasi Lintas K/L dengan Kemenko Infrastruktur RI secara Zoom Meeting diruang rapat Sekda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Kamis/08/01/2026.

Sekda Aceh, M. Nasir didampingi Para Kepala SKPA Rapat Penyampaian Rencana Kerja Dukungan Rehabilitasi Lintas K/L dengan Kemenko Infrastruktur RI secara Zoom Meeting diruang rapat Sekda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Kamis/08/01/2026.

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir menegaskan bahwa kejelasan mekanisme pembersihan wilayah terdampak bencana dan pelaksanaan program cash for work menjadi prioritas utama dalam mempercepat pemulihan masyarakat, kamis( 08/01/2026).

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lanjutan Persiapan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana yang diadakan secara virtual dan dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Infrastruktur Nazib Faizal, dengan peserta dari berbagai kementerian/lembaga dan SKPA terkait.

Baca Juga :  AWAI Ucapkan Apresiasi Kepada Jurnalis Pidie Jaya

Pemerintah Aceh tengah menyusun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang masuk tahap verifikasi data bersama kabupaten/kota, dengan kendala utama pada perubahan jumlah rumah rusak ringan dan sedang.

Baca Juga :  Antar Bantuan Pemkot Mojokerto, Wali Kota Illiza Disambut Hangat Warga Aceh Utara

Sekda juga menyampaikan kesulitan relokasi hunian tetap, sehingga menyarankan pembangunan hunian sementara atau tetap dapat dilakukan di lahan masyarakat yang sama jika aman.

Pemerintah Aceh mengusulkan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp146 miliar ke BNPB untuk pembersihan wilayah dan cash for work, yang diharapkan memberikan manfaat fisik, sosial, dan ekonomi. Selain itu, Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) akan dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak jika masa tanggap darurat diperpanjang.

Baca Juga :  Serikat Perusahanan Pers Aceh Audiensi dengan Ketua DPRA

M.Nasir menekankan pentingnya koordinasi agar penanganan tidak tumpang tindih. Nazib Faizal menanggapi akan menindaklanjuti masukan tersebut dan mengingatkan seluruh pihak untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Polda Aceh Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Selama 14 Hari

Pemerintah Aceh

Pj Sekda Aceh Buka Pameran dan Bazar Produk UMKM Aceh

Daerah

Hari Ini, Payment Point Bank Aceh Kantor Bupati Aceh Utara Beroperasi

Aceh Besar

Kapolda Aceh Hadiri Peringatan Dua Dekade HDA

Aceh

Apresiasi GTK 2025 Banda Aceh Dibuka, Disdik Aceh Dorong Guru Inovatif dan Berdaya Saing

Daerah

Babinsa Koramil 04/Peudada Dampingi Petani

News

Aldin NL Kembali Dipilih sebagai Ketua SMSI Aceh Periode 2026-2030

Banda Aceh

Rapat Paripurna DPRA: Penyampaian LKPJ Gubernur dan Pembentukan Pansus