Home / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 17 September 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mualem Minta Bupati/Walikota se-Aceh Siapsiaga Potensi Bencana

REDAKSI - Penulis Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem)

BANDA ACEH – Intensitas curah hujan diprediksi meningkat selama tiga bulan ke depan. Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta seluruh Bupati/Walikota se-Aceh melakukan upaya terpadu dalam rangka kesiapsiagaan masyarakat pada wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

“Langkah itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari peningkatan intensitas curah hujan yang akan terjadi selama kurun waktu 3 (tiga) bulan ke depan,” kata Gubernur Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis (17/9/2026).

Permintaan Gubernur Mualem ini sesuai dengan Informasi Prediksi Curah Hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Aceh. BMKG menginformasikan pada Oktober sampai dengan Desember 2026 terpantau curah hujan dengan intensitas menengah dan tinggi di wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Aceh

Baca Juga :  Kapolri : Profesi Satpam Mulia, Sangat Penting Membantu Tugas Kepolisian

Bahkan, kata Nurlis, Gubernur Mualem menyampaikan imbauannya secara tertulis kepada seluruh Bupati/Walikota melalui suratnya bernomor: 300.2/11114 bertanggal 14 September 2026. Surat itu, kata Nurlis, ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taufik atas nama Gubernur Aceh.

BMKG juga menyebutkan dua bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak intensitas hujan. Untuk wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah, perlu melakukan konservasi dan penghematan air (penggunaan air bijak, perbaikan kebocoran), membangun infrastruktur resapan air (biopori, sumur resapan, embung), melakukan penyesuaian sektor pertanian ke varietas tahan kering (palawija, irigasi tetes), serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca Juga :  Pangdam IM Resmi Tutup TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang

Sedangkan wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi – sangat tinggi, perlu melakukan tindakan kesiapsiagaan yaitu melakukan pembersihan lingkungan dan drainase melalui gotong royong, menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) berisi dokumen penting dan perlengkapan dasar, menjaga keamanan kelistrikan dan aset (matikan listrik, naikkan barang berharga), serta memantau informasi peringatan dini BMKG dan siap melakukan evakuasi.

Sebelumnya, Gubernur Mualem, juga telah meyampaikan imbauannya untuk mewaspadai potensi bencana sebab saat ini sudah memasuki musim hujan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keprihatinannya atas musibah banjir dan longsor di kawasan tengah Aceh,

“Pak Gubernur menyampaikan bahwa bencana hidrometeorology yang terjadi setahun lalu membuat tanah di kawasan bencana belum kokoh dan labil,” kata Nurlis, pada Senin (14 September 2026). “Pak Gubernur menyampaikannya setelah mendapat laporan mengenai musibah tanah longsor di tiga kabutapen tersebut.”

Baca Juga :  MAAF minta aparat penegak hukum sita Rumah Mewah Milik Yalsa Boutique di Lamdom

Pada Kamis (3 September 2026), Gubernur Mualem juga sudah mengingatkan tentang kerawanan bencana di musim hujan. “Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir, longsor, dan bencana lainnya di sejumlah wilayah,” kata Mualem.

Mualem juga menekankan pentingnya sinergi dan dukungan seluruh unsur Forkopimda Aceh, termasuk TNI dan Polri, bersama pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait, serta perguruan tinggi negeri dan swasta. Kolaborasi dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat respons di lapangan, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas bersama. (**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Ikut Entry Meeting BPK RI, Gubernur Aceh Dukung Penuh Pemeriksaan LKPD

Aceh

Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan APBA 2026 di Paripurna DPRA

Hukrim

Tim Batman Polsek Baiturrahman Tangkap Nasrul, Pelaku Pencurian Yang Viral di Media Sosial

News

Anggota Komisi VI DPRA Kunjungi Disporaparekraf Aceh Barat Daya, Memiliki Potensi Wisata Lokal

News

Yahdi Hasan Anggota DPRA Salurkan Bantuan Sajadah untuk 35 Masjid di Aceh Tenggara

BPKA

BPKA Aceh dan Kejaksaan Tinggi, Bersinergi untuk Pengelolaan Aset Daerah yang Optimal dan Peningkatan PAD

News

Sabet Sembilan Penghargaan, Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

News

DPRK Banda Aceh Soroti Fenomena Shaf Tarawih Renggang di Tengah Ramainya Pusat Perbelanjaan