Home / Banda Aceh / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 16 April 2026 - 12:53 WIB

Hj. Efiaty Dorong Alue Naga Banda Aceh, Kawasan Potensial Budidaya Tiram Bernilai Ekonomi Tinggi

REDAKSI - Penulis Berita

Sekretaris Fraksi NasDem DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty Z, A.Md,

Sekretaris Fraksi NasDem DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty Z, A.Md,

BANDA ACEH – Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, kini kian dilirik sebagai kawasan strategis dan potensial untuk pengembangan budidaya tiram.

Didukung kondisi geografis pesisir yang sangat mendukung, wilayah ini dinilai memiliki daya saing tinggi dan prospek ekonomi yang menjanjikan.

Kondisi perairan yang tenang, kaya nutrisi alami, serta adanya aliran sungai menjadikan lokasi ini sangat ideal untuk pertumbuhan tiram secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Al-Farlaky Buka Musyawarah Cabang IV Pramuka Aceh Timur

Hal ini menjadikan budidaya tiram bukan sekadar aktivitas biasa, melainkan telah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

“Budidaya tiram di Alue Naga sudah terbukti mampu menopang ekonomi warga. Selain mudah dikembangkan, nilai jualnya juga cukup tinggi dan terus diminati pasar,” ujar Sekretaris Fraksi NasDem DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty Z, A.Md, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Pj Ketua TP PKK Safriati: Ayah adalah Sosok Penting Membangun Keluarga Samara

Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat setempat mengembangkan budidaya ini secara tradisional namun dengan hasil produksi yang terus meningkat.

Produk tiram asal Alue Naga kini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga mulai merambah ke pangsa pasar yang lebih luas.

Menurut Efiaty, keunggulan utama kawasan ini terletak pada faktor lingkungan. Perairan yang kaya nutrisi alami membuat pertumbuhan tiram menjadi lebih optimal dan memiliki kualitas terbaik.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Terima Kunjungan DPSMAI Bahas Peluang Investasi Malaysia di Aceh

“Lingkungan perairan di sini sangat mendukung. Ini menjadi kekuatan utama yang tidak dimiliki semua daerah,” jelasnya.

Selain menguntungkan secara ekonomi, budidaya tiram di wilayah ini juga tergolong ramah lingkungan.

Proses pemeliharaannya tidak membutuhkan pakan tambahan maupun bahan kimia, sehingga ekosistem pesisir tetap terjaga keseimbangannya.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Aceh Bahas Percepatan Pembangunan bersama Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan dan Menteri Transmigrasi

News

SIAPKAN SKALA PRIORITAS REHAB-REKON!” – SATGAS DPRA MINTALANGSA AJUKAN KEBUTUHAN UNTUK DIKAWAL DI TINGKAT PROVINSI!

Daerah

Selain Polda Aceh, Polres Lhokseumawe Juga Gelar Vaksinasi dan Bansos Bersama Ulama

Aceh Besar

Tim DPRA Dapil 1, Munawar AR Meninjauan Langsung ke Ruas jalan penghubung Aceh Besar dan Aceh Jaya tersebut

News

Pimpin Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara

News

Triwulan Ketiga, Ombudsman Aceh Fokus Penilaian Kepatuhan

Daerah

Polda Jatim Bentuk Tim Khusus Buru WNA Palestina

Nasional

Jaksa Agung Resmi Buka Rakernas Kejaksaan 2022