Home / News / Pendidikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:07 WIB

Murthalamuddin Ajak Guru Menulis: “Bahasa Bisa Menggerakkan Bangsa

REDAKSI - Penulis Berita

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin,  Pesan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku bertema “Menulis Budaya, Mewariskan Identitas” yang digelar MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Rabu, (13/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, Pesan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku bertema “Menulis Budaya, Mewariskan Identitas” yang digelar MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Rabu, (13/5/2026).

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengingatkan pentingnya kekuatan bahasa dan literasi dalam membangun peradaban bangsa. Pesan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku bertema “Menulis Budaya, Mewariskan Identitas” yang digelar MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Rabu, (13/5/2026).

Di hadapan puluhan guru Bahasa Indonesia, Murthalamuddin menyebut sejarah dunia menunjukkan bahwa perang, perdamaian, hingga lahirnya peradaban besar tidak pernah lepas dari kekuatan bahasa.

“Banyak kehebatan di dunia ini lahir dari bagaimana orang mengagitasi sesuatu dengan bahasa. Bagaimana bangsa bergerak, perang terjadi, hingga peradaban dibangun, semua tidak lepas dari fungsi bahasa,” ujar Murthalamuddin.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Belum Usai, Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga Awal Januari 2026

Menurutnya, rendahnya kemampuan berpikir kritis generasi muda saat ini salah satunya dipengaruhi lemahnya budaya membaca dan menulis. Ia menilai literasi bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan fondasi utama membangun cara berpikir masyarakat.

Murthalamuddin, yang mengaku berlatar pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keresahannya melihat minimnya tradisi menulis di kalangan intelektual dan pendidik.

“Hari ini berapa banyak profesor, ilmuwan, atau orang-orang pintar yang mau menulis dan menyebarkan pikirannya di ruang publik atau media sosial?” katanya.

Baca Juga :  Pengangkatan Calon PPPK Tahap I di Lingkungan Sekretariat DPRA Resmi Dilaksanakan

Ia membandingkan kondisi sekarang dengan masa perjuangan kemerdekaan Indonesia yang dipenuhi tokoh-tokoh intelektual dengan budaya membaca dan menulis yang kuat.

Dalam pidatonya, Murthalamuddin juga menyinggung pentingnya Al-Qur’an sebagai dasar literasi. Ia menilai ayat pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW, yakni perintah membaca, menjadi bukti bahwa Islam sangat menekankan tradisi ilmu pengetahuan.

“Al-Qur’an pertama kali memerintahkan kita membaca, bukan melihat atau mendengar. Membaca melahirkan banyak perspektif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi perpustakaan sekolah yang masih didominasi buku pelajaran. Menurutnya, siswa perlu diperkenalkan dengan lebih banyak buku inspiratif, motivasi, dan karya sastra agar minat baca tumbuh secara alami.

Baca Juga :  Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera I Lakukan Program Peningkatan Kwalitas Rumah Layak Huni di Kabupaten Bireuen

Karena itu, Murthalamuddin mendorong para guru mulai aktif menulis buku. Ia bahkan berencana memfasilitasi karya guru agar dapat diterbitkan dan masuk ke sekolah-sekolah sebagai bahan bacaan siswa mulai tahun 2027.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang SMA dan PKLK Disdik Aceh, Syarwan Joni, Kepala Kantor PT Penerbit Erlangga Perwakilan Aceh, Safriadi Syamsudin, serta Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh, Fatimah.

Bimtek itu menghadirkan pemateri Wibdeari Hapsari selaku Chief Editor Buku Anak dan Umum serta Yarmen Dinamika, Tenaga Ahli Disdik Aceh Bidang Peningkatan Kompetensi Literasi.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Kadisdik Aceh Tegaskan Tidak Ada Pungutan Pada Seleksi PPPK

News

Disperpusip Aceh Besar Gelar Bimtek Membaca Nyaring

Agama

Wagub Aceh Buka Rakor MPU Se-Aceh, Kadis Syariat Islam Hadir

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Miliki 16 Kuota Untuk Beasiswa Aceh Carong 2025

Aceh

Gubernur Aceh; Mualem Penataan Tambang Ilegal Demi Kelestarian Lingkungan dan Meningkatkan PAA

Daerah

Inovasi Lapas IIB Tondano Dalam Meningkatkan Layanan Publik

News

Turut Merasakan Kesedihan, Puluhan Abang Becak Kota Banda Aceh Sambangi Kediaman Mertua Ngoh Muchlis di Montasik

Advertorial

Kodim 0111 Terima Penghargaan Dari KPP Pratama Bireuen Atas Dedikasi Pelaporan SPT Tahunan