Home / Uncategorized

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:11 WIB

Wali Nanggroe Aceh Tinjau Langsung Korban Banjir dan Longsor, Pastikan Penanganan Serius dari Pemerintah

REDAKSI - Penulis Berita

Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang pada (3/5/2026)  dan dilanjutkan ke Kabupaten Pidie Jaya pada (4/5/2026).

Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang pada (3/5/2026) dan dilanjutkan ke Kabupaten Pidie Jaya pada (4/5/2026).

Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh guna memastikan kondisi korban pascabencana mendapat perhatian dan penanganan serius dari pemerintah.

Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (6/5/2026), menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang pada 3 Mei 2026 dan dilanjutkan ke Kabupaten Pidie Jaya pada 4 Mei 2026.

Di Desa Pante Perlak, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Wali Nanggroe meninjau langsung lokasi pengungsian warga yang hingga kini masih menunggu proses relokasi ke hunian sementara (huntara). Dalam kesempatan tersebut, Wali Nanggroe berdialog dengan masyarakat korban banjir dan longsor yang melanda kawasan itu tahun lalu.

Baca Juga :  Pendataan Rumah yang Terkena Banjir Rob, Kapolsek Rasau Jaya : Aktivitas Masyarakat masih berjalan aman

Wali Nanggroe mengimbau masyarakat yang telah memperoleh hunian sementara agar segera menempatinya, sementara warga yang masih dalam proses relokasi diminta bersabar menunggu penyelesaian pembangunan oleh pemerintah.

“Bagi masyarakat yang sudah mendapatkan tempat tinggal sementara yang dibangun pemerintah agar segera ditempati. Sementara bagi masyarakat yang masih dalam proses relokasi, kami berharap dapat bersabar. Kita berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan seluruh pembangunan hunian bagi saudara-saudara kita. Semua ini membutuhkan proses agar kita dapat bangkit kembali bersama,” ujar Wali Nanggroe.

Selain meninjau lokasi pengungsian, Wali Nanggroe juga mengunjungi kawasan Krueng Meureudu dan lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya. Kehadiran beliau disambut langsung oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, bersama unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah setempat.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Aceh Hadiri Sertijab Kepala RRI Banda Aceh

“Masalah kehidupan masyarakat harus mendapat perhatian serius dari pemerintah agar kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah menjadi lebih baik. Saya juga akan menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah,” kata Wali Nanggroe.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir, termasuk perbaikan jalan nasional, jalan provinsi, serta akses menuju permukiman masyarakat.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kawasan yang belum tertangani secara menyeluruh. Ancaman banjir, menurutnya, masih terus membayangi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Krueng Meureudu akibat sedimentasi sungai yang semakin parah.

Baca Juga :  Insiden Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur, Ketua Komisi III DPRA Ingin Qanun Migas Segera Terwujud

“Jika hujan turun dengan intensitas sedikit lebih deras saja, air langsung meluap ke permukiman warga. Kedalaman Krueng Meureudu saat ini tinggal sekitar dua hingga tiga meter dari kawasan permukiman akibat sedimentasi yang sangat tebal. Karena itu, pengerukan sungai harus terus dilakukan,” ujar Sibral Malasyi.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Wali Nanggroe dalam memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh perhatian, perlindungan, dan dukungan pemulihan secara berkelanjutan demi mempercepat kebangkitan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Yayasan Kartika Jaya Cabang XIV Iskandar Muda Jalin kerja sama dengan Baitul Mal Aceh.

Uncategorized

Pemkab Aceh Barat Akan Telusuri Serta Tindak Tegas Amoral yang Dilakukan Oleh Kepala Desa di Daerahnya

Uncategorized

Komit Tingkatkan Kapasitas Pengusaha Pemula, Diskop UKM Aceh Laksanakan Bimtek di Banda Aceh

Uncategorized

Revisi UUPA Perlu Dikawal Secara Ketat

Uncategorized

4 Unit Rumah Terbakar Di Kabupaten Bener Meriah

Uncategorized

Dandim 0104 Aceh Timur Laksanakan Manunggal Subuh Dan Gotong Royong Bersama Forkopimda Di Kota Langsa

Uncategorized

Bupati Abdya Dapat Penghargaan Man Of The Year Anugerah TIMES Indonesia

Uncategorized

Dukung UMKM, Bank Aceh Salur KUR Tahap 1 2023 Sebesar Rp 510 Miliar