BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mengumumkan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya retribusi sampah asrama putra dan putri Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) di Banda Aceh mulai bulan depan hingga akhir masa jabatannya. Komitmen penuh kasih ini disampaikannya saat menerima audiensi pengurus IPAU di Aula Ketua DPRK Banda Aceh pada Jumat (17/7/2026).
Dalam pertemuan hangat tersebut, Ketua Umum IPAU, Rifki Ismail, memperkenalkan kepengurusan baru organisasi serta menjelaskan peran IPAU sebagai wadah pemuda, mahasiswa, dan masyarakat asal Aceh Utara yang berdomisili di Banda Aceh. Saat ini, organisasi tersebut mengelola dua asrama: asrama putri di Gampong Lamgugob dan asrama putra di Gampong Laksana.
“KEBIJAKAN MERINGANKAN BEBAN MAHASISWA YANG BERKONTRIBUSI UNTUK BANDA ACEH”

Rifki menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Ketua DPRK, antara lain permohonan keringanan biaya retribusi sampah serta perhatian terhadap pohon besar di sekitar asrama yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Kami paham retribusi adalah kewajiban mendukung kebersihan kota, namun mengingat sebagian besar penghuni adalah mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi, kami berharap ada kebijakan yang meringankan beban tersebut,” ujar Rifki. Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa asal Aceh Utara merupakan bagian dari masyarakat Banda Aceh yang turut aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial dan pembangunan ibu kota Provinsi Aceh.
Menanggapi aspirasi tersebut, Irwansyah menyambut baik silaturahmi dan pengajuan dari pengurus IPAU. Ia bahkan mengibaratkan dirinya sebagai ayah bagi para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu jauh dari kampung halaman.
“Sebagai bentuk dukungan nyata kepada anak-anak muda yang sedang meraih pendidikan, saya akan menanggung biaya retribusi sampah kedua asrama IPAU mulai bulan depan sampai selesai masa jabatan saya,” tegas Irwansyah dengan penuh tekad.
Ia berharap dukungan ini dapat menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan asrama dan sekitarnya, berakhlak santun, serta fokus menyelesaikan pendidikan mereka. Kehadiran mahasiswa asal Aceh Utara di Banda Aceh diharapkan menjadi energi positif yang memperkuat kolaborasi dan kemajuan di ibu kota Provinsi Aceh.
Di akhir pertemuan, Irwansyah juga menyampaikan salam hormat yang mendalam kepada para dewan pembina, penasihat, dan tokoh Aceh Utara yang berada di Banda Aceh. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menghadiri kegiatan IPAU apabila diundang di masa mendatang, sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan organisasi pemuda yang berperan penting bagi kemajuan daerah.(**)
Editor: Redaksi























