Home / Ekbis / News

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Mawardi Nur Resmi Dilantik sebagai Kepala BPMA

REDAKSI - Penulis Berita

Banda Aceh  – Mawardi Nur resmi dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) pada Rabu (5/8/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di BPMA yang diharapkan mampu memperkuat tata kelola sektor hulu migas Aceh, meningkatkan investasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya migas bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.

Sebelum mengemban amanah sebagai Kepala BPMA, Mawardi Nur menjabat sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA. Selama kepemimpinannya, perusahaan menjalankan berbagai langkah transformasi melalui penguatan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance), peningkatan transparansi, penguatan sistem pengawasan internal, efisiensi pengelolaan keuangan, serta pengembangan berbagai sektor bisnis baru.

Baca Juga :  Asisten III Sekda Aceh Iskandar: Pemimpin yang Baik, Lahir dari Pengikut yang Baik 

Pada sektor energi, perusahaan berhasil meningkatkan nilai jual gas melalui optimalisasi kontrak dan negosiasi bisnis. Komoditas sulfur juga berhasil ditingkatkan nilai jualnya melalui penguatan strategi pemasaran dan perluasan akses ke pasar internasional. Kemudian juga tindak lanjut pengambangan wilayah-wilayah kerja migas baru. Selain itu, PT PEMA membuka peluang ekspor kopi Aceh ke pasar global, mengoptimalkan Integrated Cold Storage (ICS) Lampulo untuk mendukung hilirisasi sektor perikanan, serta melakukan diversifikasi usaha ke sektor telekomunikasi melalui pengembangan infrastruktur digital. Berbagai capaian tersebut menunjukkan kepemimpinan yang mampu mengoptimalkan aset daerah, memperluas portofolio bisnis, dan menciptakan nilai tambah bagi Aceh.

Baca Juga :  DPRA Tetapkan Prolega Prioritas 2025, Jadi Pedoman Legislasi Daerah

Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam memimpin BPMA, mengingat tantangan pengelolaan industri migas saat ini memerlukan kepemimpinan yang mampu membangun sinergi antara pemerintah, investor, kontraktor kontrak kerja sama, dan masyarakat Aceh. Selain itu, penguatan iklim investasi dan percepatan pengembangan wilayah kerja migas diharapkan menjadi fokus utama kepemimpinan baru.

Baca Juga :  Lantik Banom Pemuda NWDI Sumbawa, Ini Pesan Ketum Jamaluddin Malady!

Di bawah kepemimpinannya, BPMA diharapkan mampu mendorong lahirnya investasi baru, mempercepat pengembangan proyek-proyek migas, meningkatkan penerimaan daerah, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam Aceh berlangsung secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran BPMA sebagai lembaga strategis dalam pengelolaan industri hulu migas Aceh sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjuta.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wagub Aceh Dorong Purna Praja IPDN Tegakkan Nilai Kekhususan Aceh

Ekbis

BSI Region Aceh Tetap Buka di 54 Kantor Cabang

News

T. Fariyal : Jajanan Sehat Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa

News

Aldin NL Kembali Dipilih sebagai Ketua SMSI Aceh Periode 2026-2030

Advertorial

Penghujung akhir tahun 2021,Kanwil Kemenkumham Aceh menerima penghargaan dari DSI Aceh

Aceh Timur

Warga Teumpeun Aceh Timur Terima Bantuan Sembako dan Tenda Setelah Banjir Melanda

Daerah

Bupati Bersama Forkopimda Jenguk Rohingya Di Alue Buya Pasi

Daerah

Sekda Aceh Timur Lantik 33 Pejabat Administator dan Pejabat Pengawas Eselon IV