Home / Agama / News / Pendidikan

Jumat, 4 September 2026 - 18:28 WIB

Disdik Dayah Aceh dan Menparekraf Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Ekosistem Kreatif

REDAKSI - Penulis Berita

Kadisdik Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama Anggota Komisi VII DPRA, Romi Syahputra, dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

Kadisdik Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama Anggota Komisi VII DPRA, Romi Syahputra, dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

JAKARTA — Dinas Pendidikan Dayah Aceh terus berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi pesantren (dayah) di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui audiensi strategis antara Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama Anggota Komisi VII DPRA, Romi Syahputra, dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

​Pertemuan tersebut berfokus pada tiga agenda utama: pemberdayaan ekonomi berbasis dayah, persiapan peringatan Hari Santri 2026, serta pematangan rencana pelaksanaan Expo Santri 2026.

Baca Juga :  Dandim 0111/Bireuen Hadiri Acara Doa Bersama Memperingati 17 Tahun Tsunami Aceh

Dorong Santri Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

​Dalam kesempatan itu, Muhsin Thahir menegaskan bahwa dayah hari ini tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan dakwah keagamaan, tetapi juga harus hadir sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Pelatihan kewirausahaan dan keterlibatan langsung dalam industri kreatif menjadi kunci utama untuk membentuk santri yang mandiri secara finansial.

​Pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan dayah dinilai mampu membekali para santri dengan keterampilan teknis dan jiwa kewirausahaan produktif. Dengan demikian, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual yang berdampak positif bagi kesejahteraan dayah dan warga sekitar.

Baca Juga :  Komisi III DPRA Nurchalis; Revisi Qanun Minerba Akan Di Atur Wilayah Pertambangan Rakyat di Aceh

Expo Santri 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Dayah

​Selain membahas penguatan kapasitas, audiensi ini merancang persiapan Hari Santri 2026 dan ajang Expo Santri 2026. Program pameran ini disiapkan sebagai wadah memperkenalkan berbagai hasil karya, kreativitas, dan produk inovatif buatan santri Aceh.

Baca Juga :  Cek Ketersediaan Pasokan Ikan, Babinsa Koramil 03/Jeunieb Komsos Dengan Pedagang Ikan

​Dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk dayah, mulai dari skala lokal hingga nasional dan global.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

​Audiensi ini menjadi langkah nyata membangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi sinergis ini optimistis dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, kokoh, dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas dayah di Aceh.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Ikuti Rakor Inflasi, Pemkab Aceh Besar Terima Arahan Kemendagri RI

News

Farid Nyak Umar Lepas Atlet Panahan PRA – PORA

Nasional

PT ASDP Perketat Prokes di Pelabuhan dan Kapal Lintas Merak-Bakauheni

Banda Aceh

Ketua DPRK Menyampaikan Penghargaan dan apresiasi Para Guru PAUD di Banda Aceh

News

KEMENTERIAN PERTAHANIAN ALOKASI RP 2,5 TRILIUN UNTUK PEMULIHAN LAHAN TERDAMPAK BENCANA!” – GUBERNUR MUALEM: MANFAATKAN SECARA MAKSIMAL!

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Apresiasi Basarnas Tingkatkan Kesiapsiagaan

News

Wakapolda Aceh Launching Penanaman Jagung Bersama Petani Muda Milenial di Pidie, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Aceh Besar

JPU Kejari Aceh Besar Bacakan Dakwaan Kasus Korupsi BGP Aceh