Home / News / Pertanian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Pelantikan 10.000 Duta Tani, PKS Aceh Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

REDAKSI - Penulis Berita

DPW PKS Aceh mengikuti pelantikan 10.000 Duta Tani Daerah yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (25/10/2026).

DPW PKS Aceh mengikuti pelantikan 10.000 Duta Tani Daerah yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (25/10/2026).

Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh mengikuti pelantikan 10.000 Duta Tani Daerah yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dalam rangka Hari Tani Nasional merupakan bagian dari upaya PKS memperkuat peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pelantikan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu, Lampung, tersebut dilakukan langsung oleh Presiden PKS, Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si., (AMY) dan dihadiri sejumlah pengurus DPP PKS. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid sehingga dapat diikuti oleh jajaran pengurus PKS dari berbagai daerah, termasuk DPW PKS Aceh yang berpartisipasi secara daring.

Di Aceh, kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar Badruzzaman, didampingi Ketua Bidang Peternak dan Nelayan DPW PKS Aceh, Zulfikar Aziz, serta sejumlah pengurus lainnya.

Baca Juga :  Silaturahmi dan Perjuangan Aceh: Ketua DPRA Zulfadhli Temui Menko Polkam Dudung, Bahas Revisi UUPA dan Blang Padang

Pada kesempatan yang sama, DPW PKS Aceh menyerahan perlengkapan urban farming kepada peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian dan peternakan berbasis masyarakat.

Pelantikan Duta Tani juga diikuti oleh sejumlah DPD PKS dikabupaten kota di Aceh. Selain itu, katanya, pelantikan Duta Tani Daerah menjadi bagian dari komitmen PKS untuk memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian sekaligus mendorong keterlibatan kader dan masyarakat dalam memajukan pertanian di daerah.

“Melalui program Duta Tani Daerah, kami berharap tumbuh semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Zulfikar Aziz yang juga merupakan Anggota DPRK Aceh Besar.

Menurut Zulfikar, partisipasi DPW PKS Aceh dalam agenda nasional tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan program di tingkat pusat dengan kebutuhan dan potensi daerah. Hal ini penting agar berbagai tantangan yang dihadapi petani dapat direspons melalui program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Perpanjang Keempat Status Tanggap Darurat Bencana hingga 29 Januari 2026

Ia menjelaskan, tantangan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga mencakup ketersediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan petani, penerapan teknologi, hingga perluasan akses pasar bagi hasil pertanian.

Karena itu, keberadaan Duta Tani Daerah diharapkan dapat menjadi penggerak yang mendorong kepedulian masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara petani, pemangku kebijakan, dan berbagai pihak terkait.

“Petani membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan kapasitas, penguatan usaha, maupun akses terhadap pasar. Kami berharap Duta Tani dapat mengambil peran dalam membangun kolaborasi dan mendorong solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani,” tambahnya.

Zulfikar juga menekankan pentingnya menjadikan program Duta Tani sebagai gerakan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Melalui edukasi, pendampingan, serta pengembangan jejaring antarpelaku pertanian, program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya inisiatif baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Wakil Bupati H Syukri A Jalil Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan Teungku Fakinah di Aceh Besar

Sementara itu, Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar Badruzzaman, menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, membuka lapangan kerja, dan menopang perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Menurut Ismunandar, penguatan sektor pertanian perlu menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memperkuat kapasitas petani yang telah berkecimpung di sektor ini, regenerasi petani juga perlu didorong agar generasi muda tertarik mengembangkan pertanian sebagai bidang usaha yang produktif dan memiliki prospek jangka panjang.

Ia berharap kehadiran Duta Tani Daerah dapat memperkuat kolaborasi, menyerap aspirasi petani, serta mendorong lahirnya kegiatan yang relevan dengan kebutuhan dan potensi. (**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Wakil Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Duta Besar Bahrain di Bandara SIM

Aceh Besar

Wabup Syukri Ajak ASN Aceh Besar Rutin Donor Darah

Daerah

Kapolda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Ops Lilin Seulawah-2024 di Pidie

Advertorial

Penghujung akhir tahun 2021,Kanwil Kemenkumham Aceh menerima penghargaan dari DSI Aceh

Daerah

Dalam Rangka Menyambut hari Raya Idul Fitri 1443 H, PT PIM Santuni Anak Yatim

Banda Aceh

Bahas Ranqan RPJMA 2025-2029, Pemerintah Aceh Apresiasi DPRA

Daerah

Himbau Jaga Kerukunan Dan Kebersihan Lingkungan Desa, Babinsa Koramil 01/Bireuen Laksanakan Komsos Dengan Kepala Dusun

News

Kabupaten Pidie Juara Umum Kejurda Tenis Meja Se Aceh Tahun 2021