BANDA ACEH — Suasana terasa hangat dan akrab saat Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, S.Pd., menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” sekaligus Temu Ramah Reses III Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2026/2027 di daerah pemilihannya, kawasan Meuraxa dan Kuta Raja, awal November 2026.
Tanpa meja rapat yang kaku, warga duduk berdampingan dengan wakil rakyat mereka. Secara bergantian, warga menyampaikan apa yang mereka rasakan dan butuhkan langsung kepada Ismawardi — mulai dari persoalan infrastruktur lingkungan, kebutuhan sosial, hingga pelayanan publik di gampong.
Ismawardi menyebut bahwa kegiatan reses yang dikemas secara santai ini sengaja dilakukan agar warga tidak segan-segan menyampaikan aspirasinya. Konsep “ngopi bareng” diharapkan dapat menjembatani jarak antara wakil rakyat dengan konstituennya secara lebih dekat.
“Inilah momen yang paling saya tunggu — duduk bersama warga, mendengar cerita mereka secara langsung. Bukan sekadar acara formal, tapi kita saling bercerita dan mencari solusi bersama,” ujar Ismawardi di hadapan warga.
Seluruh aspirasi yang disampaikan warga dicatat satu per satu. Ismawardi menegaskan bahwa setiap usulan dan keluhan akan dibawa dan diperjuangkan di sidang dewan serta direkomendasikan kepada instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Reses: Jembatan Rakyat dan Pemerintah
Ismawardi juga menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk turun secara berkala ke daerah pemilihan, menyerap kebutuhan masyarakat, dan menjadikannya sebagai bahan pengambilan keputusan maupun pengawasan terhadap kebijakan pemerintah kota.
“Semua yang hari ini disampaikan, akan kita perjuangkan semampu kita. Tidak ada janji manis yang berlebihan, tapi saya berjanji akan memperjuangkan apa yang menjadi hak dan kebutuhan warga di sini,” tegasnya.
Warga yang hadir pun menyambut baik pendekatan yang dilakukan. Mereka merasa lebih dihargai karena dapat berbicara langsung tanpa perantara. Semoga setiap aspirasi yang tersampaikan segera menemukan jalan keluarnya.(**)
Editor: Redaksi






















