Home / Daerah

Jumat, 2 Desember 2022 - 10:41 WIB

Pemkab Cianjur Gandeng Kejari, Awasi Bantuan Gempa

REDAKSI - Penulis Berita

Kerusakan rumah akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/22). Foto: Bnpb

Kerusakan rumah akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/22). Foto: Bnpb

KSINEws, Cianjur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk mengawasi penyaluran bantuan, berupa uang dari para donatur kepada korban gempa bumi di daerah itu agar tidak menyalahi aturan hukum.

“Untuk penyaluran dana dari para penyumbang, itu kita sifatnya transparan. Dan juga kita untuk penyalurannya ini dikoordinasikan dengan Pak Kepala Kejari (Kajari Cianjur, red.),” kata Bupati Cianjur Herman Suherman, melalui keterangan tertulisnya, usai memberikan keterangan pers di Pendopo Kantor Bupati Cianjur di Cianjur,dikutip dari infopublik.id pada Kamis (1/12/22).

Bupati Cianjur menuturkan, jumlah bantuan berupa uang yang terkumpul dari para donatur yang masuk Posko Pemkab Cianjur hingga saat ini sudah mencapai Rp8 miliar.

Baca Juga :  Polisi Siapkan Rekayasa Arus Lalin dan Kantong Parkir Reuni 212 di Masjid Agung At-Tin Jakarta Timur

“Untuk bantuan-bantuan, baik keuangan atau barang yang diterima oleh posko pemerintahan daerah, untuk keuangan tadi saya sudah mendengar ancer-ancer sekitar Rp8 miliar,” kata Bupati Cianjur.

Rencananya, kata Bupati Herman, Jumat (2/12/2022) pihaknya akan memberikan penjelasan lengkap soal donasi yang terkumpul dari para donatur untuk korban gempa Cianjur.

“Insyaallah besok, saya akan sampaikan jumlah pastinya berapa, dari mana saja sumbernya dan belanja direncanakan untuk mana saja. Kita sistemnya terbuka dan itu tadi pendampingan oleh Kajari Cianjur langsung,” kata Bupati Cianjur.

Baca Juga :  Mempererat Tali Silaturahmi, Babinsa Koramil /Mayong Komsos Dengan Warga

Pada kesempatan itu, Bupati Herman Suherman juga mengabarkan perkembangan terkini soal proses pencarian korban gempa.

Seorang korban gempa bumi ditemukan pada hari ke-11 proses pencarian korban atau Kamis, pukul 13.40 WIB.

“Yang meninggal dunia per sore hari ditemukan satu orang di daerah Cicadas, Desa Cijedil sehingga jumlah yang meninggal dunia menjadi 329 orang,” katanya.

Warga hilang dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan berjumlah 11 jiwa.

Situasi di lapangan diguyur hujan dan terjadi gempa susulan dua kali.

Baca Juga :  Diajak 'Nge-Vlog' di Pantai Jokowi-Iriana, Wapres Harapkan UMKM di Kaimana Terus Berkembang

“Sehingga tim Basarnas agak sedikit turun ke bawah. Dan mudah-mudahan besok, kita ada waktu dua hari lagi mudah-mudahan besok bisa ditemukan. Mohon doanya agar cuaca mendukung,” kata Bupati Cianjur.

Korban luka-luka akibat gempa terdiri atas korban luka berat per Kamis (1/12/22), tercatat 595 orang.

“Dan korban luka berat yang saat ini masih dirawat di rumah sakit Cianjur, ialah sebanyak 59 orang,” kata Bupati Cianjur.

Bupati Cianjur  mengungkap tentang data pengungsian, yakni terdapat 492 titik pengungsian dengan rincian 372 titik terpusat dan 120 titik mandiri.

Editor: Dima

Share :

Baca Juga

Daerah

Gagalkan Aksi Tawuran Polisi di Sukabumi Amankan 12 Pemuda dan Puluhan Senjata Tajam

Daerah

Bahas Sistem Pertanian, Babinsa Koramil 08/Gandapura Bantu Petani Menyemai Bibit Padi

Daerah

Di Hadapan Para Santri, Nasir Abbas Akui Terlibat Terorisme Bermula dari Tawaran Gratis ke Afghanistan

Daerah

Semangat Berantas Narkoba, Srikandi Narkotika Jadi Sorotan

Daerah

Kurangi Pengangguran SMK, Herman Suryatman: Teaching Factory Harus Dimatangkan

Daerah

425 Siswa Asal Papua Mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gel II TA 2024 Bersama 625 Siswa Asal Jabar Di SPN Polda Jabar

Daerah

Sambut Peringatan Hari Kemerdekaan, Personel Posramil Simpang Mamplam Bersihkan Lapangan Upacara

Daerah

Pemerintah Sosialisasikan Rencana Relokasi Kepada Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki