Home / Daerah

Senin, 12 Desember 2022 - 17:39 WIB

Dugaan Perselingkuhan Istri TNI dengan Personel Polri Tidak terbukti, Kedua Belah pihak Sepakat Berdamai

REDAKSI - Penulis Berita

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. (Ist_*)

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. (Ist_*)

KSINews, Aceh – Kasus dugaan perselingkuhan antara istri personel TNI atas nama Serma SDH dengan personel Polri Brigadir MH tidak terbukti dan sudah diselesaikan secara restorative justice atau damai.

Serma SDH selaku pelapor diketahui ada kesalahpahaman dengan istrinya, sehingga ia melaporkan dugaan perselingkuhan tersebut. Namun, setelah didalami ternyata tidak ada perselingkuhan, yang ada hanya pertemanan.

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh Propam tidak terbukti adanya perselingkuhan dan hanya sebatas teman. Jadi, atas kesadaran dan tanpa adanya tekanan kedua belah pihak sepakat berdamai,” kata Winardy, dalam keterangannya di Polda Aceh, Senin, (12 /12/22).

Baca Juga :  Pj Walikota Banda Aceh, Apresiasi Baksos Pramuka di Kawasan Wisata Ule Lheu

Winardy menjelaskan, dugaan perselingkuhan tersebut selesai dengan damai pada 9 Desember. Serma SDH selaku pelapor juga sudah mencabut aduannya.

Kemudian, terang Winardy, dalam penyelesaian itu juga disepakati bahwa kedua pihak saling memaafkan dan bersedia menyelesaikan permasalahan secara restorative justice atau kekeluargaan dan tidak mengungkit lagi permasalahan ini serta tidak akan saling menuntut secara hukum di kemudian hari.

Brigadir MH selaku terlapor menyetujui untuk tidak lagi menjalin hubungan maupun komunikasi dalam bentuk apapun tanpa sepengatahuan atau seizin dari Serma SDH selaku pelapor.

Baca Juga :  Babinsa Kodim 0320/Dumai Dampingi Petani Panen Jagung di Kelurahan Tanjung Palas

Keduanya juga sama-sama mengakui kesalahan dan berjanji akan memperbaiki serta menjaga silahturrahmi baik secara pribadi maupun instansi TNI Polri yang sudah terjalin baik.

Selanjutnya juga disepakati, bahwa keduanya sama-sama bertanggung jawab terhadap pemberitaan di media online dan media sosial yang viral terkait permasalahan tersebut, jika kemudian hari ada pihak yang menggiring opini negatif dengan membenturkan instansi TNI Polri. Kedua pihak akan bersama-sama untuk mengklarifikasi atau meredam pemberitaan dimaksud.

“Pelapor juga meminta kepada pimpinan dari terlapor agar permasalahan dugaan perselingkuhan itu tidak dilanjutkan prosesnya baik secara pidana, disiplin, maupun Kode Etik Profesi Polri,” kata Winardy, menyampaikan poin yang disepakati kedua belah pihak.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu Nasional Diisi Dengan Pembinaan Daiyah Dan Majlis Taklim Se-Kabupaten Jepara

Selain itu, pelapor juga tidak lagi mengganggu kehidupan pribadi maupun kedinasan terlapor dalam hal apapun, terutama terkait permasalahan dugaan perselingkuhan dimaksud. Apabila kemudian hari salah satu pihak ada yang melanggar dari perjanjian ini bersedia diproses hukum yang berlaku pada kesatuan masing-masing.

Winardy juga meminta semua pihak menghargai keputusan dan kesepakatan Serma SDH dengan Brigadir MH, serta tidak membangun opini negatif atau memprovokasi, sehingga dapat merusak kesepakatan yang sudah ditandatangani tersebut.[]

Editor: Dima/Atin

Share :

Baca Juga

Daerah

Nelayan di Lhokseumawe Ajukan Permohonan Suntik Mati

Daerah

Rafli Serahkan Bantuan Sumur Bor Untuk Pesantren di Aceh

Daerah

Sambut PON 2024, ESI Aceh Gelar Selekda untuk Penjaringan Atlit

Daerah

Kapten Edi Susanto, Koramil 12/Donorojo Siap Membantu Percepatan Penurunan Stunting

Daerah

Gelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat Kecamatan Pengkadan, Ini Harapan Kasat Binmas Polres Kapuas Hulu

Daerah

Anak Prajurit TNI Kodam IM yang Berprestasi Terima Bantuan Beasiswa dari BUMN

Daerah

Pastikan Berfungsi Dengan Baik, Babinsa Posramil Peusangan Selatan Dampingi PPL Dan Ketua Kelompok Tani Cek Mesin Pompa Air

Daerah

Babinsa Posramil Peusangan Selatan Melaksanakan Anjangsana Dengan Pedagang