Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Selasa, 14 Oktober 2025 - 22:45 WIB

Dari Pedalaman Aceh Utara, Kak Na Ajak Pemda Gencarkan Posyandu

REDAKSI - Penulis Berita

Pesan tersebut disampaikan oleh wanita yang akrab disapa Kak Na itu, usai mendengarkan aspirasi warga di Gampong Pante Bahagia, Kecamatan Paya Bakong, Selasa (14/10/2025).

Pesan tersebut disampaikan oleh wanita yang akrab disapa Kak Na itu, usai mendengarkan aspirasi warga di Gampong Pante Bahagia, Kecamatan Paya Bakong, Selasa (14/10/2025).

Aceh Utara – Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, mengajak Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk menggencarkan Posyandu, agar upaya pencegahan stunting lebih maksimal dan kesehatan masyarakat bisa selalu terkontrol.

Pesan tersebut disampaikan oleh wanita yang akrab disapa Kak Na itu, usai mendengarkan aspirasi warga di Gampong Pante Bahagia, Kecamatan Paya Bakong, Selasa (14/10/2025).

“Pak Bupati dan Ibu Ketua TP PKK Aceh Utara, Pak Kepala Posyandu, tadi saya mendapat keluhan warga yang menyampaikan, bahwa di gampong mereka sangat jarang digelar Posyandu. Menurut informasi dari ibu-ibu di sini, bahkan tiga bulan sekali hingga lima bulan sekali baru ada Posyandu.

Baca Juga :  Deal! Energi Mega (ENRG) Pasok Gas ke PIM dan Masuk IMIA

Ini tentu tidak baik bagi upaya kita mencegah stunting dan memantau kesehatan warga, khususnya anak-anak dan kaum lansia,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Polri Bersinergi dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia

“Untuk mencegah terjadinya stunting perlu upaya pemantauan yang intens dari petugas kesehatan terdekat, baik Puskesmas maupun Posyandu. Memantau dan menjaga asupan gizi anak harus kita lakukan di seribu hari pertama kehidupan, yaitu sejak dalam kandungan hingga sang anak berusia 2 tahun,” sambung Kak Na.

Kak Na menambahkan, jika petugas kesehatan di wilayah terpencil dan pedalaman kurang aktif, maka upaya pencegahan dan penanggulangan stunting akan lebih sulit.

Baca Juga :  Revisi UU PA Dipercepat DPR Target Tuntas Sebelum Dana OTSUS Habis

“Untuk itu, kami mengimbau para pemangku kebijakan di seluruh kabupaten dan kota di Aceh untuk memantau dan memastikan para tenaga kesehatan terdekat dengan masyarakat, baik di Puskesmas dan Posyandu memberi perhatian lebih pada upaya penanganan stunting,” imbau Kak Na. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Bahas Ranqan RPJMA 2025-2029, Pemerintah Aceh Apresiasi DPRA

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Terima Hibah Tanah dan Bangunan Hasil Rampasan Negara dari KPK RI

BPKA

TKD Aceh 2026 Belum Pasti, Gubernur Mualem Perintahkan BPKA Tagih Kejelasan ke Pemerintah Pusat

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Ajak HIMAS Berkomitmen Bangun Simeulue

News

Gubernur Mualem Apresiasi Kekompakan dengan Legislatif Pada Pembahasan Revisi UUPA

Aceh

Bantuan PGRI Simeulue Mengalir untuk Korban Banjir Aceh, Bukti Kepedulian Guru untuk Negeri

Aceh

Wali Nanggroe Aceh Kecewa, Bantuan Internasional Terhambat Akibat Status Bencana Belum Nasional!

Daerah

Taufik Edi Zulkarnain: Mualem – Dek Fad Akan Bawa Aceh Menuju Kemajuan