Banda Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh mulai mempersiapkan diri secara intensif untuk menghadapi serangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dalam beberapa tahun ke depan.
Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DSI Aceh, Marzuki, digelar di ruang rapat dinas setempat, Senin (6/4/2026), menandai dimulainya persiapan tersebut.
Dalam suasana penuh keakraban, rapat membahas kesiapan Aceh dalam mengikuti berbagai ajang MTQ, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.
Pada tahun 2026, Aceh akan berpartisipasi dalam MTQ Nasional yang akan diselenggarakan di Semarang. Selanjutnya, pada tahun 2027, Aceh mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Tak hanya itu, Aceh juga mulai mengambil langkah-langkah persiapan awal untuk perhelatan akbar MTQ Nasional tahun 2028 yang direncanakan akan digelar di Bumi Serambi Mekkah.
Persiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis penyelenggaraan, koordinasi lintas instansi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terlibat.
Dengan suara yang lembut namun tegas, Marzuki menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pihak agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi daerah.
“MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan semata, tetapi juga merupakan momentum penting untuk menyebarkan syiar Islam dan membina generasi Qurani di Aceh,” tuturnya.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat dan staf terkait di lingkungan DSI Aceh, yang bersama-sama membahas langkah-langkah konkret untuk memastikan kesiapan sejak dini.
Dengan persiapan yang matang dan terencana, Pemerintah Aceh untuk menyukseskan seluruh agenda MTQ sekaligus memperkuat citra Aceh sebagai daerah yang senantiasa konsisten dalam menerapkan nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.(**)
Editor: Redaksi





















