BANDA ACEH – Anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang akan digelar Pemerintah Kota Banda Aceh di halaman Balai Kota, Minggu (20/7/2026) malam. Namun, ia mengingatkan agar acara yang hanya datang beberapa tahun sekali ini tetap berjalan sesuai dengan penerapan syariat Islam di Kota Banda Aceh.
“HIBURAN SEKALI BEBERAPA TAHUN, TAPI SYARIAT TIDAK BOLEH DIABAIKAN!”
“Sepak bola Piala Dunia adalah hiburan yang dinanti-nantikan seluruh dunia dan hanya berlangsung beberapa tahun sekali – bisa jadi ruang kebersamaan yang indah bagi masyarakat Banda Aceh. Tapi walau begitu, aturan syariat Islam tetap harus menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung,” tegas Ismawardi.
Salah satu hal penting yang dia tekankan adalah pemisahan penonton laki-laki dan perempuan. Menurutnya, hal ini sangat krusial agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku di daerah istimewa Aceh.
JANGAN SAMPAI ADA PERJUDIAN, PENGAWASAN HARUS MENUTUPI SEMUA LOKASI!
Tidak hanya itu, Ismawardi juga mengingatkan agar acara nobar tidak dimanfaatkan untuk praktik perjudian seperti taruhan skor pertandingan. Ia meminta panitia untuk memastikan tidak ada aktivitas taruhan yang terjadi – tidak hanya di lokasi resmi di halaman Balai Kota, tetapi juga di tempat-tempat lain seperti warung kopi yang mungkin juga menyelenggarakan nobar.
“Jangan sampai pelanggar syariat Islam mengambil kesempatan pada malam seru ini! Saya minta Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh melakukan pengawasan menyeluruh di berbagai lokasi nobar yang ada,” ujarnya dengan tegas.
Pengawasan tersebut, katanya, diperlukan untuk mencegah tidak hanya pelanggaran syariat, tetapi juga praktik perjudian yang bisa merusak suasana kebersamaan.
SERU BERSAMA, JAGA KEBERHASILAN!
Tak hanya soal syariat dan keamanan, Ismawardi juga mengimbau seluruh masyarakat yang hadir untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Sebagai warga yang beriman dan cinta kota, mari kita nikmati acara ini dengan penuh kebersamaan, dan pastikan tidak meninggalkan sampah di lokasi. Setelah selesai, mari kita bantu bersihkan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk semua,” pungkasnya dengan penuh harapan.
Kini, semua siap menyambut malam seru nobar Piala Dunia dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat Banda Aceh!(**)
Editor: Redaksi
























