Home / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:11 WIB

TANGANI KARHUTLA, HIDUPKAN HUKUM ADAT!” – HASIL RAPAT FORKOPIMDA ACEH: PERMASALAHAN SERIUS DI PESISIR BARAT!

REDAKSI - Penulis Berita

Mualem yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang digelar di ruang rapat Gubernur Aceh, Kamis (23/7/2026).

Mualem yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang digelar di ruang rapat Gubernur Aceh, Kamis (23/7/2026).

BANDA ACEH – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengguyur wilayah Pesisir Aceh Barat menjadi topik pembahasan serius dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang digelar di ruang rapat Gubernur Aceh, Kamis (23/7/2026). Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengajak seluruh peserta untuk memberikan pandangan dan pertimbangan yang akan dijadikan keputusan bersama.

“Semua nanti kita jadikan keputusan bersama,” ujar Mualem yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi termasuk Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan, Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia, serta perwakilan dari TNI, kejaksaan, pengadilan, dan Majelis Adat Aceh.

Baca Juga :  Melalui Komsos Babinsa Koramil 03/Jeunib Berikan Motivasi Kepada Petani Di Desa Binaan

SEKDA NASIR: LEBIH 150 HECTARE LAHAN GAMBUT TERBAKAR!

Dalam paparannya, Sekda Nasir mengungkapkan bahwa Karhutla telah terjadi di sejumlah wilayah Aceh seperti Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Singkil – dengan kawasan lahan gambut menjadi yang paling luas terbakar, mencapai lebih dari 150 hektar.

“Dampak yang terjadi sangat signifikan: meningkatnya emisi CO2 yang mengganggu kesehatan masyarakat, kebakaran yang semakin meluas dan sulit terkendali, serta berpotensi menurunkan citra pemerintah,” jelas Nasir.

Ia juga menyampaikan bahwa Gubernur Mualem telah menghimbau seluruh Bupati/Walikota se-Aceh untuk meningkatkan kesiapsiagaan penanganan Karhutla dan mereaktivasi Desk Penanganan Karhutla Tahun 2026. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu memadamkan api dan mencegah penyebaran.

Baca Juga :  Gubernur dan Wakil Gubernur Terima Silaturrahmi Kajati Aceh

SOLUSI INOVATIF: HIDUPKAN HUKUM ADAT DAN LIBATKAN AKADEMIK!

Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan memberikan respon dengan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memonitor perkembangan Karhutla di setiap wilayah. Sementara Aspema Kejati Aceh Nur Albar menyoroti bahwa permasalahan kebakaran hutan merupakan masalah yang terus berulang dan membutuhkan pendekatan yang berbeda.

“Kita bisa menghidupkan hukum adat Aceh dalam menangani kebakaran hutan. Hukum adat cukup bagus untuk penanganan hutan di Aceh yang memiliki Majelis Adat Aceh sebagai pijakan kuat,” sarannya dengan tegas.

Sementara itu, Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia mengusulkan pendekatan yang lebih ilmiah dengan melibatkan para ahli, akademisi, dan kampus dalam penanganan lahan gambut. “Dari hasil penelitian mereka, diharapkan dapat menghasilkan solusi yang tidak hanya mengurangi kebakaran, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dari lahan gambut itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Kembali Jaringan Narkoba Terbongkar di Nagan Raya, Puluhan Paket Sabu Diamankan

KOORDINASI TERPADU UNTUK ATASI KARHUTLA

Rapat Forkopimda ini menunjukkan komitmen bersama seluruh elemen penting di Aceh untuk menangani permasalahan Karhutla secara menyeluruh. Dengan menggabungkan pendekatan hukum adat yang memiliki akar budaya kuat dan pendekatan ilmiah dari akademisi, diharapkan penanganan Karhutla di Aceh dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan – sekaligus melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat. (**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

DPRA Desak Pemerintah Usut Tuntas Lonjakan Harga Semen di Aceh

Banda Aceh

Bersama Kolonel Faurizal Noerdin, Wali Kota Illiza Ajak Warga Jaga Pesisir Banda Aceh

Nasional

Kemenkumham RI Targetkan 400 Kantong Darah Untuk PMI

News

Sekda Aceh M.Nasir; Buka Konsultasi Publik RKPA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana

BPKA

TKD Aceh 2026 Belum Pasti, Gubernur Mualem Perintahkan BPKA Tagih Kejelasan ke Pemerintah Pusat

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Lepas Tim PSAB U-17 ke Sigli

News

Gubernur dan Sekda Ikuti Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama MCP 2021

Banda Aceh

“MENGINSPIRASI GENERASI DIGITAL” –KETUA DPRK BANDA ACEH BUKA PELATIHAN DAKWAH UNTUK 100 REMAJA MASJID